Pemprov Jambi Buka Hauling Batu Bara Lewat Jalan Nasional, Tapi Terbatas
Rapat angkutan batu bara di rumah dinas Gubernur Jambi, Senin (19/2/2024) | rifky
Oleh Rifki
· 2 menit baca
KABAR18.COM- Pemerintah Provinsi Jambi bakal membuka kembali jalur darat untuk angkutan batu bara.
Namun, jumlah truk yang beroperasi akan dibatasi. Rute pengangkutannya dari tambang hanya ke pelabuhan terdekat.
Rencana pembukaan kembali hauling batu bara melalui darat itu dibahas dalam rapat Senin lalu, di ruang rapat VIP Rumah Dinas Gubernur Jambi.
Rapat dihadiri Gubernur Jambi, Sekda Provinsi Jambi, Polda Jambi, Pemkab Merangin, Pemkab Sarolangun, Pemkab Muarojambi, Pemkab Batanghari, serta perwakilan perusahaan dan sopir batu bara.
Gubernur Jambi, Al Haris, melalui Karo Perekonomian dan Pembangunan, Johansyah mengatakan, ada 2 skema yang akan dilakukan dan masih dalam pembahasan.
Hauling darat dibuka hanya menuju pelabuhan sungai milik sejumlah perusahaan di Kabupaten Batanghari, yakni Pelabuhan Universal Sumatera (PUS), PT Minimex, PT Sang Srikandi, PT DKC, dan PT Deli Pratama.
Skema pertama, tambang batu bara di Sarolangun, yang semula menuju Pelabuhan Talang Duku, dialihkan ke pelabuhan terdekat di Kabupaten Batanghari.
Kedua, tambang batu bara di Sungai Gelam, Kabupaten Muarojambi, tetap menuju Pelabuhan Talang Duku.
Hauling dengan kedua skema itu menggunakan jalan nasional. Pengaturannya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah masing-masing.
“Angkutan akan jalan menuju pelabuhan terdekat. Dari Sarolangun ke pelabuhan di Batanghari. Dari Sungai Gelam ke Talang Duku. Kami uji coba 1 minggu. Kalau masih macet, kami stop,” ujar Johansyah. ***
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Ekonomi & Keuangan
Mempersiapkan Generasi Masa Depan Berdaya bersama SKK Migas – KKKS PetroChina International Jabung Ltd.
PCJL dan Pemkab TJB tandatangani MoU bidang pemberdayaan masyarakat. (Foto: SKK Migas)
Terbaru di Pemerintahan

Berita utama hari ini

Baca juga





