Syiar Kebangsaan dalam Tabligh Akbar: Danrem 042/Gapu Hadir Bersama Habib Luthfi di Tanjab Barat
Sumber: Penrem, disunting Redaksi Kabar18
· 2 menit baca
KABAR18.COM — Tabligh Akbar yang digelar di Pondok Pesantren Sholeh Al Mubarok, Desa Gemuruh, Kecamatan Tungkal Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, Sabtu Malam (22/11/2025), menjadi ajang silaturahmi besar umat.
Kegiatan tersebut dihadiri Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Heri Purwanto, S.E., M.Sc., bersama Maulana Al Habib Muhammad Luthfi bin Yahya yang menjadi penceramah utama. Suasana acara berjalan penuh kekhidmatan dengan dihadiri ribuan jamaah dari berbagai daerah.
Selain Danrem, hadir pula Forkopimda Provinsi Jambi serta Kabupaten Tanjab Barat, para alim ulama, tokoh masyarakat, dan jajaran undangan lainnya yang ikut menyemarakkan kegiatan keagamaan tersebut.
Dalam tausyiahnya, Maulana Al Habib Muhammad Luthfi menyampaikan pesan mendalam mengenai semangat perjuangan dan kecintaan terhadap tanah air, terutama dalam momentum memperingati Hari Pahlawan 10 November.
“Kita mengenang Hari Pahlawan, di mana terdapat andil besar para ulama dalam kecintaan mereka terhadap tanah air. Sumbangsih itu mencakup tiga hal perjuangan: kehormatan bangsa, harga diri bangsa, dan jati diri bangsa, yang pada hakikatnya hadir dalam Merah Putih,” ujarnya.
Habib Luthfi juga menegaskan pentingnya toleransi sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW sebagai kunci menjaga keutuhan bangsa.
Setelah rangkaian tabligh akbar, acara berlanjut dengan peresmian Pondok Pesantren Sholeh Al Mubarok oleh Maulana Al Habib Muhammad Luthfi. Momen tersebut turut disaksikan langsung oleh Danrem 042/Gapu serta para tamu undangan.
Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Heri Purwanto menyampaikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya kegiatan yang menurutnya memberikan pencerahan spiritual sekaligus mempererat hubungan masyarakat.
“Tabligh Akbar ini bukan sekadar momentum keagamaan, tetapi juga mengingatkan kita tentang pentingnya persatuan, toleransi, serta melanjutkan perjuangan para pahlawan bangsa,” tegasnya.
Beliau juga berterima kasih kepada pengasuh pondok dan seluruh panitia yang telah menyelenggarakan acara besar yang bermanfaat bagi masyarakat.
Terselenggaranya kegiatan keagamaan berskala besar ini diharapkan mampu memperkuat nilai kebangsaan, menumbuhkan semangat persatuan, serta meningkatkan religiusitas masyarakat sebagai fondasi penting dalam menjaga utuhnya bangsa.
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Terbaru di Ragam

Berita utama hari ini

Baca juga





