Kabar18.com

Sabtu, 3 Oktober 2026

Taiwan Terima Dua F-16V Pertama di Taitung

Taiwan menerima dua F-16V Block 70 pertama dari Amerika Serikat di Taitung pada 2 Oktober 2026. Pesawat itu bagian dari pesanan 66 jet untuk memperkuat pertahanan Taiwan.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Sebuah pesawat jet tempur militer terparkir di dalam hanggar berbentuk lengkung.
Ilustrasi: Sebuah pesawat jet tempur militer terparkir di dalam hanggar berbentuk lengkung. · Foto: Miguel Cuenca / Pexels

Taitung — Taiwan menerima dua jet tempur F-16V Block 70 pertama dari Amerika Serikat yang mendarat di Pangkalan Udara Chihhang, Taitung, pada Jumat, 2 Oktober 2026, sekitar tengah hari waktu setempat.

Kedua pesawat itu merupakan bagian dari pesanan Taiwan atas 66 jet F-16V Block 70 kepada Amerika Serikat. Pesawat tersebut dibuat oleh Lockheed Martin dan tiba setelah terbang melalui Hawaii serta Guam. Reuters melaporkan kedatangan itu berlangsung setelah penundaan selama beberapa bulan.

Focus Taiwan menyebut dua pesawat tersebut mendarat di pangkalan udara di Kabupaten Taitung sekitar tengah hari. Pengiriman 66 pesawat tersebut disetujui Amerika Serikat pada 2019.

Mengapa Ini Penting bagi Indonesia

Kedatangan pesawat memperkuat kemampuan pertahanan Taiwan ketika angkatan udaranya hampir setiap hari harus mengerahkan pesawat untuk memantau aktivitas militer China. Reuters melaporkan Taiwan menghadapi ancaman militer yang meningkat dari Beijing, yang mengklaim Taiwan sebagai wilayahnya.

Bagi pembaca Indonesia, perkembangan ini berkaitan dengan dinamika keamanan Indo-Pasifik dan hubungan militer Amerika Serikat-China. AFP menyebut penguatan kemampuan militer Taiwan ditujukan untuk mencegah kemungkinan serangan China. Penjualan senjata Amerika Serikat kepada Taiwan juga menjadi salah satu sumber ketegangan antara Washington dan Beijing.

Penyerahan dua pesawat berlangsung sekitar satu minggu setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump bertemu dengan Presiden China Xi Jinping di Washington, menurut Reuters. Beijing berulang kali meminta Washington menghentikan persenjataan untuk Taiwan.

Angkatan Udara Taiwan akan menjalankan proses penerimaan pesawat dan pelatihan konversi sebelum pesawat secara bertahap disiapkan untuk digunakan dalam kesiapan tempur. Reuters melaporkan pengiriman pesawat lain akan berlanjut sebelum akhir 2026, meski jumlahnya belum disebutkan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Internasional

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.