TNI AD Bongkar Dugaan Markas Judi Online di Cijantung
TNI AD mengamankan 11 warga sipil dari rumah di KPAD Cijantung yang diduga menjadi lokasi operator judi online. Petugas membawa 32 komputer, 14 telepon seluler, dan sembilan KTP.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Jakarta Timur — TNI Angkatan Darat (TNI AD) mengamankan 11 warga sipil yang diduga menjadi operator judi online dari sebuah rumah di kompleks KPAD Cijantung, Jakarta Timur, pada Minggu, 4 Oktober 2026.
Petugas turut mengamankan 32 unit komputer, 14 telepon seluler, dan sembilan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dari lokasi. Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan pengungkapan berawal dari laporan warga yang mencurigai aktivitas tidak wajar di salah satu rumah di lingkungan tersebut.
Sebelas orang itu terdiri atas enam laki-laki dan lima perempuan. Seluruhnya warga sipil dan tidak ada prajurit TNI di antara mereka. Para terduga operator kemudian dibawa ke Detasemen Polisi Militer (Denpom) untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman mengenai aktivitas di lokasi.
Rumah tersebut dipasangi garis polisi, sementara aliran listriknya dipadamkan untuk kepentingan pengamanan dan pemeriksaan lebih lanjut. Komputer, telepon seluler, dan KTP diamankan sebagai barang bukti dalam penanganan dugaan aktivitas judi online.
Penindakan menguji pengawasan fasilitas TNI
Peristiwa ini menjadi perhatian karena lokasi yang diduga digunakan sebagai markas operator judi online berada di kompleks perumahan TNI AD. TNI AD menyatakan penindakan dilakukan untuk membantu mengungkap dan memberantas praktik judi online serta memastikan fasilitas di lingkungannya tidak digunakan untuk kegiatan ilegal.
Informasi awal mengenai aktivitas mencurigakan tersebut ditindaklanjuti personel Komando Distrik Militer (Kodim) 0505/Jakarta Timur bersama unsur kewilayahan. Pemeriksaan terhadap para terduga operator dan pendalaman barang bukti menjadi bagian dari proses berikutnya.
Kasus ini juga terkait dengan dugaan penggunaan rumah dinas di kompleks tersebut. Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyatakan akan menindak tegas apabila terbukti ada prajurit aktif yang memfasilitasi rumah dinas untuk kegiatan judi online.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pertahanan
Istana Belum Kirim Surat Pergantian Panglima TNI kepada DPR
Istana menyatakan belum mengirim surat presiden tentang pergantian Panglima TNI kepada DPR hingga 8 Oktober 2026. DPR juga belum menerima surat atau p…
Terbaru di Pertahanan
Berita utama hari ini

Baca juga




