Trump dan Xi Bahas Dagang, AI, dan Mineral di Washington
Donald Trump dan Xi Jinping membahas perdagangan, kecerdasan buatan, serta mineral tanah jarang dalam pertemuan di Washington pada 24 September 2026.
Oleh Kevin Mikael Januar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Washington, D.C. — Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping dijadwalkan bertemu di Washington pada Kamis, 24 September 2026. Pertemuan ini mencakup isu perdagangan, kecerdasan buatan, serta pasokan mineral tanah jarang dan mineral kritis.
Menurut laporan CNBC Indonesia, Beijing mendorong Amerika Serikat menunda kembali aturan yang dapat melarang ribuan perusahaan China menerima teknologi canggih dari Amerika Serikat. Washington, sementara itu, menginginkan Beijing melonggarkan pengiriman mineral tanah jarang dan mineral kritis.
Mengapa Pertemuan Trump-Xi Penting bagi Indonesia
Mineral tersebut digunakan dalam berbagai industri berteknologi tinggi, termasuk otomotif, manufaktur dirgantara, dan pertahanan. Karena itu, pembahasan mengenai kelancaran pasokan dan pembatasan teknologi dapat memengaruhi rantai pasok global yang berkaitan dengan biaya impor, ekspor, dan industri di Indonesia.
Isu perdagangan juga menjadi bagian penting dari agenda. Laporan Mathrubhumi menyebut pertemuan itu akan membahas perdagangan Amerika Serikat-China, tarif, kecerdasan buatan, mineral tanah jarang, serta Taiwan. Kedua negara berupaya mengelola sengketa tarif dan mempertahankan stabilitas hubungan ekonomi.
Pembahasan kecerdasan buatan berfokus pada pengembangan, keselamatan, dan kesenjangan teknologi antara kedua negara. Sementara itu, isu mineral tanah jarang berkaitan dengan kebutuhan Amerika Serikat terhadap pasokan yang andal dan upaya China menjaga kepastian pengiriman.
WION juga melaporkan bahwa kesenjangan perdagangan, tarif, mineral kritis, dan kecerdasan buatan termasuk isu yang akan menjadi perhatian dalam pertemuan bilateral tersebut. Perkembangan pembicaraan dapat menjadi indikator arah hubungan dagang dan teknologi dua ekonomi terbesar dunia.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Teknologi
DPD RI, BRIN, dan ICMI Siapkan Kerja Sama RUU AI
DPD RI, BRIN, dan ICMI menyiapkan nota kesepahaman untuk riset, kajian, serta penyusunan RUU kecerdasan artifisial. BRIN dan ICMI akan mendukung kajia…
Terbaru di Internasional

Berita utama hari ini

Baca juga





