Kabar18.com

Sabtu, 26 September 2026

Trump dan Xi Bahas Hubungan Bilateral di Washington

Donald Trump dan Xi Jinping membahas hubungan bilateral di Washington. Perundingan mencakup perdagangan, teknologi, keamanan, dan perpanjangan gencatan perdagangan hingga 10 Januari 2027.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Deretan gedung pencakar langit modern berpadu dengan pepohonan di bawah langit biru.
Ilustrasi: Deretan gedung pencakar langit modern berpadu dengan pepohonan di bawah langit biru. · Foto: Nothing Ahead / Pexels

Washington — Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping bertemu di Gedung Putih, Washington, pada Kamis, 24 September 2026, untuk membahas perdagangan, teknologi, keamanan, serta hubungan bilateral.

Pertemuan itu berlangsung dalam kunjungan kenegaraan Xi ke Washington pada 23-25 September 2026. Pertemuan tersebut menekankan komunikasi berkelanjutan dan upaya menjaga hubungan China-Amerika Serikat tetap stabil.

Dalam pembahasan ekonomi, kedua negara memperpanjang gencatan perdagangan yang sebelumnya berlaku sementara hingga 10 Januari 2027. Perpanjangan itu memberi waktu tambahan bagi perunding untuk membahas pembelian produk pertanian, pasokan unsur tanah jarang, serta pembatasan teknologi.

Pertemuan tersebut belum menghasilkan kesepakatan perdagangan yang lebih luas. Rincian mengenai pembelian pertanian, dewan perdagangan dan investasi, serta pembelian pesawat Boeing belum diumumkan secara lengkap.

Mengapa Pertemuan Trump-Xi Penting bagi Indonesia

Amerika Serikat dan China merupakan dua ekonomi besar yang berpengaruh terhadap perdagangan global. Perubahan kebijakan tarif, akses teknologi, pasokan bahan baku, dan pembelian komoditas dapat memengaruhi rantai pasok serta arah perdagangan negara lain, termasuk Indonesia.

Isu kecerdasan buatan, Taiwan, dan komunikasi antarmiliter juga masuk dalam agenda hubungan bilateral. Xi menyerukan dialog yang lebih kuat, sementara Trump menyatakan kedua negara berupaya membangun hubungan perdagangan yang lebih seimbang.

Para pemimpin membahas perlunya melanjutkan keterlibatan dan mengelola perbedaan. Xi juga mengundang 100.000 anak muda Amerika Serikat untuk mengikuti pertukaran dan program studi di China selama lima tahun ke depan.

Perundingan lanjutan masih diperlukan untuk menyelesaikan isu perdagangan, pertanian, unsur tanah jarang, dan pembatasan teknologi. Pertemuan berikutnya yang disebut adalah konferensi APEC di China dan pertemuan G20 di Amerika Serikat.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Internasional

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.