Trump dan Xi Bahas Hubungan Bilateral di Washington
Donald Trump dan Xi Jinping membahas hubungan bilateral di Washington. Perundingan mencakup perdagangan, teknologi, keamanan, dan perpanjangan gencatan perdagangan hingga 10 Januari 2027.
Oleh Kevin Mikael Januar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Washington — Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping bertemu di Gedung Putih, Washington, pada Kamis, 24 September 2026, untuk membahas perdagangan, teknologi, keamanan, serta hubungan bilateral.
Pertemuan itu berlangsung dalam kunjungan kenegaraan Xi ke Washington pada 23-25 September 2026. Pertemuan tersebut menekankan komunikasi berkelanjutan dan upaya menjaga hubungan China-Amerika Serikat tetap stabil.
Dalam pembahasan ekonomi, kedua negara memperpanjang gencatan perdagangan yang sebelumnya berlaku sementara hingga 10 Januari 2027. Perpanjangan itu memberi waktu tambahan bagi perunding untuk membahas pembelian produk pertanian, pasokan unsur tanah jarang, serta pembatasan teknologi.
Pertemuan tersebut belum menghasilkan kesepakatan perdagangan yang lebih luas. Rincian mengenai pembelian pertanian, dewan perdagangan dan investasi, serta pembelian pesawat Boeing belum diumumkan secara lengkap.
Mengapa Pertemuan Trump-Xi Penting bagi Indonesia
Amerika Serikat dan China merupakan dua ekonomi besar yang berpengaruh terhadap perdagangan global. Perubahan kebijakan tarif, akses teknologi, pasokan bahan baku, dan pembelian komoditas dapat memengaruhi rantai pasok serta arah perdagangan negara lain, termasuk Indonesia.
Isu kecerdasan buatan, Taiwan, dan komunikasi antarmiliter juga masuk dalam agenda hubungan bilateral. Xi menyerukan dialog yang lebih kuat, sementara Trump menyatakan kedua negara berupaya membangun hubungan perdagangan yang lebih seimbang.
Para pemimpin membahas perlunya melanjutkan keterlibatan dan mengelola perbedaan. Xi juga mengundang 100.000 anak muda Amerika Serikat untuk mengikuti pertukaran dan program studi di China selama lima tahun ke depan.
Perundingan lanjutan masih diperlukan untuk menyelesaikan isu perdagangan, pertanian, unsur tanah jarang, dan pembatasan teknologi. Pertemuan berikutnya yang disebut adalah konferensi APEC di China dan pertemuan G20 di Amerika Serikat.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Internasional
Trump Berterima Kasih kepada Indonesia dalam Pidato PBB
Donald Trump menyebut Indonesia saat berterima kasih kepada negara-negara yang berkomitmen membantu stabilisasi Gaza dalam pidatonya di Sidang PBB, Ne…
Terbaru di Internasional

Berita utama hari ini

Baca juga





