Kabar18.com

Kamis, 15 Oktober 2026

Udara Mulai Berasap,  IJTI Pengda Jambi dan Adya Group Bagikan Ribuan Masker Gratis

Tim Redaksi Kabar18

· 3 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengda Jambi berkalaborasi dengan Adya Group menggelar aksi sosial dengan membagikan ribuan masker secara gratis, sabt…
Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengda Jambi berkalaborasi dengan Adya Group menggelar aksi sosial dengan membagikan ribuan masker secara gratis, sabtu(15/08/2026)|| dok ijti

KABAR18.COM - Musim kemarau yang rentan memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla), ancaman kabut asap mulai membayangi kesehatan masyarakat Kota Jambi. Merespons kondisi tersebut,  Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengda Jambi berkalaborasi dengan Adya Group menggelar aksi sosial bertajuk "Udara Berasap, Kesehatan Tetap Utama" dengan membagikan ribuan masker secara gratis, sabtu(15/08/2026)

Aksi tanggap bencana ini dipusatkan di beberapa titik persimpangan padat lalu lintas aktivitas masyarakat dan area publik di Kota Jambi Sejumlah jurnalis dari berbagai media televisi bersama perwakilan manajemen ADYA Group turun langsung ke jalan untuk membagikan masker kepada para pengguna jalan, mulai dari pengendara sepeda motor, sopir angkutan umum, hingga pejalan kaki.

Ketua IJTI Pengda Jambi, Adrianus Susandra kolaborasi positif bersama ADYA Group tersebut, jurnalis tidak hanya berperan dalam menyampaikan informasi melalui pemberitaan, tetapi juga harus mengambil aksi nyata di lapangan dan peduli terhadap.


"Selain memberikan edukasi dan berita terkini terkait penanganan karhutla, kami di IJTI juga merasa bertanggung jawab untuk melakukan aksi preventif. Pembagian ribuan masker ini adalah bentuk kepedulian langsung media dan mitra kerja terhadap masyarakat,"Tegasya di sela-sela bagi-bagi masker secara gratis.


Sementara itu, Ceo Adya Group, Ade Erlanda menyampaikan bahwa kegiatan sosial ini merupakan wujud kepedulian perusahaan (Corporate Social Responsibility) terhadap isu lingkungan dan kesehatan masyarakat di Jambi.

"Kabut asap bukan hanya berdampak pada jarak pandang, tetapi juga mengintai kesehatan pernapasan warga. Melalui sinergi dengan kawan-kawan IJTI Jambi, kami ingin memastikan masyarakat tetap terlindungi saat beraktivitas di luar rumah. Ini adalah langkah awal dari komitmen kami untuk terus hadir di tengah masyarakat," ujar Ade panggilan akrabnya.

Selain membagikan masker, tim gabungan Adya Group dan IJTI Jambi juga mengajak warga untuk mengurangi aktivitas di luar rumah jika kondisi indeks standar pencemar udara (ISPU) meningkat dan tidak baik untuk kesehatan.

Inisiatif sosial ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Banyak warga dan pengguna jalan merasa terbantu dengan adanya pembagian masker gratis di tengah kekhawatiran meningkatnya ketebalan kabut asap.

Diharapkan, langkah kolaboratif antara sektor swasta dan organisasi pers ini dapat menginspirasi berbagai pihak lainnya untuk bersama-sama menjaga kesehatan lingkungan dan membantu masyarakat Jambi menghadapi ancaman bencana asap.

Kualitas udara di wilayah Jambi saat ini mengalami penurunan akibat dampak kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Berdasarkan indeks AQI/ ISPU (Indeks Standar Pencemaran Udara)  Kota Jambi masuk kategori sedang hingga tidak sehat.

Kabut asap yang menyelimuti wilayah perkotaan sebagian besar merupakan asap kiriman dari titik panas (hotspot) karhutla di beberapa kabupaten di provinsi jambi (seperti Muaro Jambi, Tebo, dan Tanjung Jabung Barat) yang terbawa angin.(*)

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Ragam

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.