Kabar18.com

Jumat, 25 September 2026

Xi Jinping Desak AS dan Iran Berunding di Washington

Xi Jinping meminta Amerika Serikat dan Iran kembali berunding saat bertemu Donald Trump di Gedung Putih pada 24 September 2026. China mendukung jalur diplomasi dan kesepakatan Juni.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Siluet dua kursi saling berhadapan di depan sebuah meja dengan latar jendela.
Ilustrasi: Siluet dua kursi saling berhadapan di depan sebuah meja dengan latar jendela. · Foto: Tanpa nama / rawpixel (Openverse), CC0

Washington — Presiden China Xi Jinping mendesak Amerika Serikat dan Iran kembali ke meja perundingan untuk mengakhiri perang dalam pertemuan tertutup dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Gedung Putih pada Kamis, 24 September 2026.

Menurut laporan Anadolu yang dikutip sejumlah media, Xi menyatakan China mendukung penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi. Ia juga menyebut pentingnya menghormati kedaulatan dan keamanan semua negara serta menjaga momentum perundingan.

Xi menyampaikan dukungan Beijing agar Washington dan Teheran kembali pada kerangka kesepakatan yang dicapai pada Juni 2026. Ia berharap kedua pihak segera melanjutkan negosiasi, mencapai kesepakatan komprehensif yang mencakup isu nuklir, dan mewujudkan perdamaian.

Seruan diplomasi berdampak pada kepentingan Indonesia

Pertemuan tersebut berlangsung ketika hubungan Amerika Serikat, China, dan Iran berkaitan dengan isu keamanan serta stabilitas ekonomi global. Bagi Indonesia, perkembangan ini penting karena perubahan ketegangan di kawasan dapat memengaruhi geopolitik, keamanan jalur perdagangan, dan kondisi ekonomi dunia.

Laporan mengenai pertemuan itu menyebut pembicaraan berlangsung tertutup sehingga keterangan tentang seruan Xi berasal dari laporan kantor berita Xinhua mengenai pernyataannya kepada Trump. Tidak ada keterangan dalam laporan yang tersedia mengenai hasil kesepakatan baru antara Amerika Serikat dan Iran.

Xi berharap Washington dan Teheran kembali berunding secepatnya. Laporan yang tersedia tidak menyebut jadwal perundingan berikutnya.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Internasional

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.