YLKI Jambi Tolak Keras Stockpile Batu Bara Dekat Perumahan Aurduri
Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Provinsi Jambi, Ibnu Kholdun, minta pemerintah tidak mengorbankan rakyat demi investor.
Oleh Doddi Irawan
· 2 menit baca
KOTAJAMBI, KABAR18.COM - Isu akan dibangunnya stockpile batu bara dekat Perumahan Aurduri, menghebohkan warga sekitar.
Lahan stockpile itu berada di perbatasan Kota Jambi dan Kabupaten Muarojambi, persisnya di RT 04 Kelurahan Aur Kenali, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi.
Sumber KABAR18 menyebutkan lokasi itu memang untuk stockpile batu bara. Karena itu, warga sekitar mengingatkan pemerintah tidak mengeluarkan izinnya.
Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Provinsi Jambi, Ibnu Kholdun, minta pemerintah tidak mengorbankan rakyat demi investor.
Menurut Kholdun, jika izin stockpile batu bara itu diberikan, hanya segelintir orang yang menikmati. Sementara puluhan ribu warga di sekitarnya menjadi korban.
"Hanya pengusaha yang menikmati, sementara puluhan ribu warga akan menanggung dampak negatifnya," tegasnya.
Pria yang berprofesi sebagai advokat ini menilai, investasi sebaiknya ditolak jika banyak dampak negatifnya bagi warga, apalagi terhadap kesehatan dan kehidupan sosial.
“Ribuan rumah warga akan menerima debu dan hawa panas dari batu bara. Kawasan di sini banyak perumahan. Belum lagi dampak kerusakan jalan,” tandas Kholdun.
Kholdun minta pemerintah melindungi warganya dengan tidak memberikan izin stockpile batu bara tersebut. Dia berharap isu itu tidak berlanjut menjadi kenyataan.
"Mudah-mudahan tidak dikeluarkan izinnya. Kalau stockpile itu jadi, kami akan mengajak warga melakukan penolakan, bahkan menggugat pemiliknya,” katanya.
Kholdun akan mengecek dari bawah mengenai pemanfaatan lahan yang disebut-sebut akan dijadikan stockpile batu bara itu.
"Harus dari sekarang dihentikan. Kalau sudah beroperasi akan sulit," tegas Kholdun yang juga warga Perumahan Aurduri. ***
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Ekonomi & Keuangan
Kinerja Sektor Jasa Keuangan di Provinsi Jambi Tumbuh Positif
Terbaru di Lingkungan

Berita utama hari ini

Baca juga





