Kabar18.com

Sabtu, 26 September 2026

BMKG Peringatkan Gelombang hingga 4 Meter di Perairan DIY

BMKG memperingatkan potensi gelombang setinggi 2,5 hingga 4 meter di perairan selatan Yogyakarta. Peringatan berlaku 25 September pukul 07.00 WIB hingga 28 September 2026 pukul 07.00 WIB.

Oleh

· 1 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Ombak laut berbusa menerjang deretan tiang pemecah gelombang di bawah langit badai gelap.
Ilustrasi: Ombak laut berbusa menerjang deretan tiang pemecah gelombang di bawah langit badai gelap. · Foto: Finn Semmer / Pexels

Perairan Kulon Progo — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memperingatkan potensi gelombang setinggi 2,5 hingga 4 meter pada 25 September 2026 di sejumlah perairan selatan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Mengapa ini penting: Wisatawan dan masyarakat pesisir perlu memperhatikan peringatan gelombang 2,5 hingga 4 meter yang berlaku sampai 28 September 2026 pukul 07.00 WIB.

Peringatan itu berlaku mulai 25 September pukul 07.00 WIB hingga 28 September 2026 pukul 07.00 WIB. Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi perairan Kulon Progo, Bantul, Gunungkidul, dan Samudra Hindia selatan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Informasi tersebut disampaikan BMKG melalui informasi prakiraan gelombang tinggi dan dikutip dalam laporan Detik Jogja pada 25 September 2026. BMKG mengimbau wisatawan tidak berenang atau beraktivitas terlalu dekat dengan bibir pantai serta mematuhi arahan petugas.

Risiko bagi aktivitas pesisir

Gelombang dengan ketinggian 2,5 hingga 4 meter masuk kategori gelombang tinggi dalam klasifikasi prakiraan cuaca maritim BMKG. Kondisi ini perlu diperhatikan oleh masyarakat yang beraktivitas di wilayah pesisir dan perairan selatan Yogyakarta selama masa peringatan.

RRI melaporkan bahwa BMKG juga memasukkan Samudra Hindia selatan Daerah Istimewa Yogyakarta dalam daftar wilayah yang berpeluang mengalami gelombang 2,5 hingga 4 meter pada periode yang sama.

BMKG menetapkan masa peringatan berakhir pada 28 September 2026 pukul 07.00 WIB. Arahan petugas di kawasan pantai menjadi acuan bagi wisatawan selama periode tersebut.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Lingkungan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.