BMKG Waspadai Potensi Banjir Rob di Tiga Pesisir
BMKG mengimbau masyarakat pesisir mewaspadai potensi banjir rob pada Jumat, 25 September 2026. Wilayah yang disebut mencakup pesisir Sumatera Barat, Jawa Timur, dan Kalimantan Tengah.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Padang — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat pesisir mewaspadai potensi banjir rob pada Jumat, 25 September 2026, di pesisir Sumatera Barat, Jawa Timur, dan Kalimantan Tengah.
Imbauan itu tercantum dalam prakiraan cuaca BMKG untuk Jumat, 25 September 2026. Media Indonesia melaporkan masyarakat pesisir diminta menyesuaikan aktivitas dengan kondisi pasang air laut karena berpotensi terjadi banjir rob.
Potensi rob perlu diperhatikan warga pesisir
Wilayah yang disebut dalam laporan meliputi pesisir Sumatera Barat, pesisir Jawa Timur, dan pesisir Kalimantan Tengah. Ketiga kawasan tersebut menjadi bagian dari informasi kewaspadaan cuaca yang diterbitkan untuk periode Jumat.
Laporan lain mengenai peringatan BMKG menyebut potensi banjir pesisir di Jawa Timur berlangsung pada 20 hingga 30 September 2026. Untuk Kalimantan Tengah, potensi tersebut tercantum pada 18 hingga 27 September 2026, sedangkan pesisir Sumatera Barat disebut berpotensi terdampak pada 24 hingga 27 September 2026.
Rincian wilayah yang tercantum dalam laporan meliputi Surabaya Barat dan Banyuwangi di Jawa Timur; Kumai, Pantai Lunci, Kuala Jelai, Kuala Pembuang, Sampit, dan Kapuas di Kalimantan Tengah; serta Kota Padang, Kabupaten Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Kabupaten Agam, Kabupaten Pasaman Barat, dan Kepulauan Mentawai di Sumatera Barat.
Informasi tersebut berkaitan dengan kondisi pasang air laut dan berlaku dalam rangkaian prakiraan serta peringatan potensi banjir pesisir BMKG.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Lingkungan
Pemerintah Prioritaskan Enam Provinsi untuk Penanganan Karhutla di Lahan Gambut
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas tentang karhutla dan lahan gambut. Pemerintah memusatkan perhatian pada enam provinsi, dengan Kalima…
Terbaru di Lingkungan

Berita utama hari ini

Baca juga





