Dillah Kembali ke PAN? Penunjukan Mendadak Picu Gejolak Koalisi Pengusung
Partai Amanat Nasional (PAN) melantik 11 Ketua terpilih Dewan Pimpinan Daerah (DPD) se Provinsi Jambi pada Musyawarah Daerah (Musda) serentak
· 3 menit baca
KABAR18.COM - Partai Amanat Nasional (PAN) melantik 11 Ketua terpilih Dewan Pimpinan Daerah (DPD) se Provinsi Jambi pada Musyawarah Daerah (Musda) serentak, Sabtu (15/11/2025).
Penetapan tersebut diputuskan dan diumumkan langsung Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan melalui sambungan virtual dengan DPW PAN Jambi, DPW Jawa Tengah, DPW Sulawesi Tengah dan DPW Nusa Tenggara Timur.
11 Ketua DPD PAN yang ditunjuk di antaranya adalah Dillah Hikmah Sari yang saat ini menjabat Bupati Tanjung Jabung Timur. Sontak penunjukan ini membuat heboh. Pasalnya, Dillah sebelumnya disebut - sebut berlabuh ke Partai Gerindra, partai pengusungnya saat Pilkada 2024 lalu.
Kehebohan atas masuknya nama Dillah sebagai Ketua DPD PAN itu salah satunya menimbulkan reaksi keras dari sejumlah ketua partai yang disatukan pengusung Dillah - Muslimin. Ketua Gerindra Tanjabtim Ashar Idris menyebut keputusan itu sangat mengecewakan. Ashar menyebut, dua kali kontestasi Gerindra lah yang setia mengusung Dillah. Pertama Pilkada 2015 dan kedua Pilkada 2024. "Gerindra tak pernah lari. Kemudian ada komitment Ibu Bupati untuk bersama Gerindra, kalah atau menang. Namun hari ini keputusan yang kami dengar sungguh mengecewakan. Bukan hanya Gerindra tapi semua partai berkontribusi," sebut Ashar menyampaikan pemberitaan yang beredar, Sabtu, 15 November 2025.
Selain Ashar, Ketua DPD Nasdem Tanjabtim H Robby Nahliyansyah juga mengungkap hal serupa yang mengecewakan. Bahkan Robby mengaku juga soal komitmen Dillah dengan Gerindra. "Dari awal kami tahunya Bu Dillah akan ke Gerindra. Nasdem sangat menghormati itu, tapi jika kembali ke partai lamanya tentu bukan hanya Gerindra yang kecewa tapi saya pastikan semua partai yang bersekongkol akan bereaksi," tegas Robby dengan nada kecewa.
Marhaen Halim, Ketua DPC PDIP Tanjabtim tak kalah keras menyampaikan reaksinya. Dihubungi Sabtu malam, Marhaen menilai penunjukan Dillah sebagai Ketua DPD PAN jelas menciderai komitment yang berkaitan dengan parpol yang berkoordinasi pengusung khususnya PDIP. "PDIP dua kali mengusung Bu Dillah, 2015 dan 2019, ketika itu kami bersama Gerindra. Kami tidak pernah lari dan kami tetap akan bersama Bu Dillah meski dia berlabuh ke partai lain. Namun perlu dicatat, partai lain yang kami maksud masih dalam kerangka kekuatan," tegas Marhaen.
Marhaen juga menyebut bahwa PDIP Tanjabtim percaya Dillah adalah pemimpin berkomitmen karena itu dinamika yang terjadi masih dilihat positif sampai ada pernyataan resmi dari Dillah. “Kami percaya Bu Dillah belum mengambil keputusan, kami menunggu sikap resmi beliau,” tutup Marhaen.
Dillah sendiri tak bisa dikonfirmasi hingga berita ini dirillis. Kabarnya mantan Ketua BM PAN Tanjabtim itu kaget ketika mengetahui namanya ditetapkan sebagai Ketua DPD PAN Tanjabtim. Beberapa waktu lalu Dillah sempat ditanyai sejumlah media soal lokasi partai berlabuh. Jawaban Dillah ketika itu tidak tegas namun cukup memberi sinyal arah parpol pilihannya. “Saya dua kali maju bersama Gerindra, dan Gerindra tak pernah meninggalkan saya, memang hidup ini harus memegang komitment sebagai prinsip,” ucap Dillah waktu itu.
Akankah Dillah memang sepakat untuk memimpin PAN Tanjabtim? Atau dia punya pilihan sendiri sebagai jalan karir politiknya? Masyarakat menunggu sikap tegas bupati wanita satu - satunya di Provinsi Jambi itu. ***
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini
Pemerintahan
Wabup Tanjung Jabung Timur Paparkan Inovasi Pengelolaan Informasi Publik di Hadapan Komisi Informasi Provinsi Jambi
Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur, Muslimin Tanja, memaparkan berbagai inovasi serta strategi penguatan Pengelolaan Layanan Informasi Publik
Terbaru di Politik

Baca juga





