Ditreskrimsus Polda Jambi Ungkap Pengangkutan 12,3 Ton BBM Ilegal, Tiga Orang Sopir dan kenek Diamankan, Warga Menilai : Kenapa Cukong Cukong BBM Ilegal Tidak Tersentuh..?

Ditreskrimsus Polda Jambi Ungkap Pengangkutan 12,3 Ton BBM Ilegal, Tiga Orang Sopir dan kenek Diamankan, Warga Menilai : Kenapa Cukong Cukong BBM Ilegal Tidak Tersentuh..?

Reporter: Tim | Editor: Admin
Ditreskrimsus Polda Jambi Ungkap Pengangkutan 12,3 Ton BBM Ilegal, Tiga Orang Sopir dan kenek Diamankan, Warga Menilai : Kenapa Cukong Cukong BBM Ilegal Tidak Tersentuh..?
Satu unit mobil Mitsubishi Colt Diesel warna kuning bernomor polisi BA 8123 IU pembawa BBM Ilegal ditahan polisi ( dok )

KABAR18.COM - Beberapa kasus BBM Ilegal yang ditangani Polda Jambi, belum menyentuh para cukong cukongnya. Yang terbaru Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi mengamankan tiga orang terduga pelaku beserta barang bukti ribuan liter minyak tanah olahan, Rabu (21/1/2026) di Jalan Jambi–Muara Bulian, Desa Pijoan, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi.

Penindakan dilakukan setelah petugas menerima informasi mengenai adanya kendaraan yang membawa BBM ilegal dari wilayah Sumatera Selatan menuju Provinsi Jambi.

Baca Juga: Ditreskrimsus dan Satreskrim Polda Jambi Temukan 23 Gudang Minyak Illegal

Tim Subdit IV Ditreskrimsus Polda Jambi kemudian melakukan penyelidikan dan mendapati satu unit mobil Mitsubishi Colt Diesel warna kuning bernomor polisi BA 8123 IU yang melintas di lokasi. Kendaraan tersebut langsung diberhentikan untuk dilakukan pemeriksaan.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji 
menjelaskan dari hasil pemeriksaan awal, petugas menemukan sekitar 10 tedmon dan 11 drum plastik berisi minyak tanah olahan. Total muatan diperkirakan mencapai kurang lebih 12.300 liter atau 12,3 ton BBM ilegal yang rencananya akan dibawa ke Kabupaten Bungo untuk diperjualbelikan.

Baca Juga: Dua Truk Pengangkut 19 Ton BBM Ilegal Pakai Plat BH

" Tiga orang yang berada di dalam kendaraan tersebut turut diamankan. Mereka masing-masing berinisial RSL (26) sebagai sopir utama, SWN (33) sopir pengganti, dan ARD (39) yang berperan sebagai kernet. Ketiganya mengakui mengangkut minyak tanah olahan yang berasal dari Desa Bayat, Kabupaten Bayung Lencir, Provinsi Sumatera Selatan. " Jelas Kabid Humas Polda Jambi 

Ia menegaskan, seluruh terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan ke Mapolda Jambi untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Baca Juga: Gudang BBM PT Waskita Karya Perusahaan Plat Merah itu Terbakar, Diduga Sebagian Minyak itu Ilegal..?

“Saat ini ketiga orang yang diamankan sedang menjalani pemeriksaan intensif. Kami juga akan mendalami jaringan distribusi serta asal-usul BBM tersebut,” tambahnya.

Ditambahkannya bahwa para terduga pelaku disangkakan melanggar Pasal 54 jo Pasal 28 ayat (1) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi dan/atau Pasal 591 huruf a jo Pasal 20 huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji juga mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas penyalahgunaan maupun distribusi ilegal bahan bakar minyak karena selain melanggar hukum, perbuatan tersebut juga dapat membahayakan keselamatan.

“Kami mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar tidak mencoba-coba melakukan pengangkutan, penimbunan, ataupun perdagangan BBM ilegal. Selain merugikan negara, kegiatan ini sangat berisiko terhadap keselamatan karena pengangkutan BBM tanpa standar keamanan bisa memicu kebakaran maupun ledakan,” tegasnya.

Ia juga meminta masyarakat untuk berperan aktif membantu kepolisian dengan memberikan informasi apabila mengetahui adanya praktik penyalahgunaan BBM di lingkungan sekitarnya.

“Apabila masyarakat mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait distribusi BBM ilegal, segera laporkan kepada pihak kepolisian terdekat melalui layanan Polri 110. Kerja sama masyarakat sangat kami butuhkan untuk menekan praktik kejahatan di bidang migas,” tutup Kombes Pol. Erlan Munaji

Warga Jambi yang Engan disebut namanya mengatakan, dari banyak kasus BBM Ilegal selama ini, jarang sampai ke pengadilan. Dan ditangkap itu sebatas sopir dan kenek. Sementara cukong cukongnya selalu bebas.

 " Sederhana saja, disikat semua cukong cukong, siapo lagi yang memodali. Otomatis usaha ini akan berkurang drastis. Kalau lebih serius lagi. Razia gabungan tiap hari  di setiap jalan masuk tempat BBM ilegal ini keluar, sudah pasti mereka stop operasi," jelasnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Kabar Lainnya

Kabar Lainnya