IHSG Melemah 0,82 Persen Menjelang Akhir Pekan di Jakarta
IHSG melemah 51,54 poin atau 0,82 persen ke level 6.247,07 di Jakarta pada Jumat, 25 September 2026. Tekanan pasar tercermin dari 587 saham yang turun.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Jakarta — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Jumat, 25 September 2026, di Jakarta. Berdasarkan laporan CNBC Indonesia, IHSG turun 51,54 poin atau 0,82 persen ke level 6.247,07.
Tekanan pasar terlihat dari pergerakan mayoritas saham. Sebanyak 587 saham melemah, 254 saham tidak bergerak, dan 122 saham menguat. CNBC Indonesia menyebut sektor layanan akademik dan pendidikan turun 10,26 persen, sektor industri turun 1,9 persen, serta sektor real estat turun 1,4 persen.
Mengapa Pergerakan IHSG Penting bagi Pembaca
Perubahan IHSG menjadi salah satu indikator kondisi perdagangan saham domestik. Penurunan pada akhir pekan mencerminkan tekanan jual pada sejumlah sektor dan saham berkapitalisasi besar, termasuk saham perbankan yang disebut menjadi beban indeks dalam laporan CNBC Indonesia.
Perkembangan pasar selanjutnya akan berkaitan dengan data uang beredar, kebijakan Bank Indonesia dalam menjaga rupiah, serta pembahasan ekonomi dan postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027. Informasi tersebut menjadi konteks bagi pelaku pasar dalam menilai arah kebijakan ekonomi dan kondisi likuiditas.
CNBC Indonesia juga mencatat bahwa pelemahan IHSG terjadi setelah indeks mengakhiri perdagangan di zona merah. Angka penutupan dan jumlah saham yang turun menunjukkan tekanan pasar pada perdagangan Jumat, sementara perhatian investor beralih ke sejumlah agenda ekonomi berikutnya.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Politik
DPR Koordinasikan Kebijakan Ekonomi Bersama Pemerintah di Jakarta
DPR menggelar rapat koordinasi di Gedung Nusantara III, Jakarta, bersama pemerintah, Bank Indonesia, OJK, dan Danantara Indonesia. Pertemuan membahas…
Terbaru di Ekonomi & Keuangan

Baca juga





