Jelang Idul Fitri 2024 Stok Beras Aman dan Cukup di Tanjabtim, Program Romi, Beli Beras Petani Dampak Positif bagi Petani dan ASN.
Reporter: Dkt
· 2 menit baca
KABAR18.COM - Beberapa tahun lalu Kabupaten Tajabung Timur merupakan lumbung beras Provinsi Jambi, seiring banyaknya sawah berubah fungsi menjadi perkebunan sawit produksi padi di daerah pantai timur Jambi ini terus menurun.
Selain berkurangnya lahan sawah juga malasnya petani sawah mengarap lahannya, karena saat panen harga beras turun dan tidak sebanding dengan biaya produksi untuk beli pupuk, bibit dan obat obatan.
Salah satu terobosan yang dilakukan Bupati Tanjung Jabung Timur Romi Hariyanto dengan membeli beras langsung kepada petani dengan harga pasar. Beras tersebut disalurkan kepada seluruh ASN di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
" Kita membeli langsung ke petani produksi beras mereka dengan harga menguntungkan. Juga kita bantu alat alat produksinya. Beras itu kita jual ke ASN. Mereka senang beras baru, " ujar Bupati Tanjung Jabung Timur, Romi Hariyanto, Kamis (4/4/2024). Menanggapi ketersediaan stok beras di Tanjabtim jelang hari raya idul Fitri 2024 tanggal 10 April nanti.
Dasar hukum dari program ini, jelas Romi dengan menerbitkan Perbup Nomor 3 Tahun 2020 tentang Fasilitasi Pemasaran Beras Produksi Petani Lokal di Kalangan ASN dan Aparatur Pemerintah Deerah.
Hingga kini program tersebut sudah berjalan 7 tahun dan banyak dampaknya terhadap masyarakat dan petani.
" Ya..kami bergairah lagi untuk menanam padi. Selain dapat bantuan alat alat pertanian juga beras langsung dibeli pemerintah dengan harga menguntungjan" jelas seorang petani di Geragai. Beras petani dibeli Rp 12.500 sampai Rp 13.000 per kilogram. Sesuai harga pasar.
Beras lokal Tanjung Jabung Timur ini dikemas dengan standard mutu. Cap Buah Nibung. Kepada ASN dijual sekitar Rp 13.900 per kilogram. Dengan mutu dan kemasan yang bagus.
Salah satu ASN, Hadi Firdaus sangat mendukung program ini. Selain mutu berasnya bagus juga membantu petani dan program pemerintah.
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Terbaru di Ekonomi & Keuangan

Berita utama hari ini

Baca juga





