Kabut Asap Ganggu Kesehatan 9.932 Warga Pekanbaru
Pemerintah Kota Pekanbaru mencatat 9.932 warga mengalami gangguan kesehatan terkait kabut asap hingga 5 Oktober 2026. Keluhan meliputi ISPA, pneumonia, mata merah, iritasi kulit, dan asma.
Oleh Asyinta Sastra
· 2 menit baca
Pekanbaru — Pemerintah Kota Pekanbaru mencatat 9.932 warga mengalami gangguan kesehatan terkait kabut asap sejak 25 Agustus hingga 5 Oktober 2026, berdasarkan laporan pada 7 Oktober 2026.
Keluhan yang tercatat meliputi infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), pneumonia, mata merah, iritasi kulit, dan asma. Balita, anak-anak, serta lanjut usia termasuk kelompok yang banyak terdampak.
Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan menyelimuti sejumlah wilayah Sumatra, termasuk Pekanbaru, Palembang, dan Kabupaten Bungo, Jambi. Di Pekanbaru, warga melaporkan mata perih, batuk, dan sesak napas, sementara aktivitas sekolah anak-anak ikut terganggu.
Pada Rabu, 7 Oktober 2026, kualitas udara Pekanbaru masih berada pada tingkat sangat tidak sehat. Pemantauan IQAir pada pukul 08.00 WIB mencatat indeks kualitas udara AQI+ sebesar 253 dan konsentrasi PM2.5 sebesar 178,4 mikrogram per meter kubik.
Gangguan kesehatan meluas di tengah kabut asap Sumatra
Data kumulatif Pemerintah Kota Pekanbaru menunjukkan dampak kesehatan telah berlangsung sejak 25 Agustus 2026. Angka 9.932 warga mencakup berbagai keluhan yang berkaitan dengan paparan asap, dengan kelompok rentan menjadi salah satu yang paling banyak terdampak.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyebut kabut asap yang menyelimuti Pekanbaru merupakan asap kiriman dari daerah lain. Pemerintah Kota Pekanbaru menyatakan hingga 6 Oktober 2026 tidak ditemukan titik api baru di wilayah kota.
Di wilayah Sumatra lainnya, kabut asap juga mengganggu aktivitas warga. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian warga memakai masker ketika berada di luar rumah dan mengalami gangguan pernapasan saat terpapar asap.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Kesehatan
Kasus ISPA Palembang Capai 17.434 pada September, Enam Puskesmas Siaga 24 Jam
Pemerintah Kota Palembang menyiagakan enam puskesmas rawat inap selama 24 jam setelah kasus ISPA pada September 2026 mencapai 17.434 kasus di tengah k…
Terbaru di Kesehatan

Berita utama hari ini

Baca juga





