Kebakaran Lereng Lawu Capai 100 Hektare, Penyekatan Diperlebar
BPBD Karanganyar menyebut kebakaran lereng Gunung Lawu telah mencapai sekitar 100 hektare. Tim menyiapkan pelebaran jalur penyekatan 2–4 meter di Tambak pada 17 Oktober 2026.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Karanganyar — BPBD Karanganyar menyebut luas lahan terbakar di lereng Gunung Lawu sekitar 100 hektare pada Jumat, 16 Oktober 2026. Tim gabungan merencanakan pelebaran jalur penyekatan 2–4 meter di jalur pendakian Tambak untuk penanganan pada Sabtu, 17 Oktober 2026.
Kebakaran berada di wilayah Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Pelebaran jalur penyekatan akan menyesuaikan kondisi lapangan dan dilakukan untuk menghambat perpindahan api ke sisi lain.
Jalur yang disiapkan membentang di kawasan pendakian Tambak. Penyekatan dilakukan dari Pos 2 hingga Pos 4 dengan lebar sekitar 3–4 meter, bergantung pada jumlah personel yang tersedia. Tim juga memantau arah pergerakan api dan titik-titik yang masih terbakar.
Pelebaran penyekatan menjadi fokus penanganan kebakaran Lawu
Langkah tersebut penting bagi pembaca di Jawa Tengah karena kebakaran terjadi di kawasan lereng gunung dan berpotensi meluas apabila api melompati jalur pemisah. Penanganan dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan pembatasan rambatan api di sekitar jalur pendakian Tambak.
Kebakaran pertama kali terjadi pada Kamis, 15 Oktober 2026, di lereng Gunung Lawu wilayah Gondosuli. Api berada di kawasan hutan dan pemadaman dilakukan secara manual. Luas lahan terbakar sekitar 100 hektare.
Penanganan lanjutan dijadwalkan pada Sabtu, 17 Oktober 2026, melalui pelebaran jalur penyekatan di kawasan Tambak. Pelaksanaan di lapangan tetap menyesuaikan kondisi dan jumlah personel yang dikerahkan.
Sumber
Baca berikutnya
Terbaru di Daerah

Hari Kebudayaan Nasional 2026 Dipusatkan di Taman Mini Indonesia Indah
Hari Kebudayaan Nasional diperingati pada 17 Oktober 2026 dengan tema “Budaya Hidup, Indonesia Berdaya!” dan rangkaian kegiatan budaya yang dipusatkan…
Berita utama hari ini

Baca juga



