Kabar18.com

Selasa, 29 September 2026

Kemenkop Dorong Koperasi dan UKM Gunakan AI di Bekasi

Kementerian Koperasi mendorong koperasi dan UKM memanfaatkan smart data, AI, dan smart factory. Seminar di BINUS @Bekasi membahas efisiensi, produktivitas, dan keputusan berbasis data.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Lengan robot industri berwarna jingga beroperasi di dalam ruang laboratorium otomasi.
Ilustrasi: Lengan robot industri berwarna jingga beroperasi di dalam ruang laboratorium otomasi. · Foto: Diego Martinez / Pexels

Jakarta — Kementerian Koperasi mendorong koperasi dan usaha kecil dan menengah (UKM) memanfaatkan smart data, kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI), serta smart factory dalam seminar di BINUS @Bekasi, Jawa Barat, pada September 2026.

Seminar Korea-Indonesia Smart Factory membahas pemanfaatan data dan AI untuk membantu pelaku usaha memahami kondisi operasional, menemukan ruang efisiensi, serta mendukung pengambilan keputusan dalam proses bisnis. Program tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan daya saing koperasi serta UKM.

Pengawas Ahli Utama Kementerian Koperasi, Daniel Asnur, mengatakan transformasi digital tidak cukup dilakukan melalui peningkatan pengetahuan. Program Official Development Assistance (ODA) Smart Factory memberikan pelatihan dan dukungan peralatan yang disesuaikan dengan kebutuhan koperasi dan UKM.

Rangkaian kegiatan mencakup pelatihan Smart Factory pada 14–17 September 2026 dan seminar pada 18 September 2026. Sebanyak 14 perusahaan dan koperasi dengan total 30 peserta mengikuti pelatihan mengenai penerapan smart factory, pemanfaatan data, dan teknologi digital.

Teknologi membantu keputusan usaha berbasis data

Bagi pelaku koperasi dan UKM, penggunaan data dan AI berkaitan langsung dengan pengelolaan operasi serta peningkatan produktivitas. Dalam workshop “AI untuk Pengolahan Data: Smart Factory menggunakan Orange 3”, peserta diperkenalkan pada analisis dan visualisasi data secara lebih mudah dan aplikatif.

Seminar juga menghadirkan perwakilan Indonesian Cloud untuk membahas data dan kecerdasan artifisial dalam mendukung penerapan smart factory. Materi tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong transformasi digital di lingkungan koperasi dan UKM Indonesia.

Program ODA Smart Factory diharapkan membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas dalam memanfaatkan teknologi digital. Sumber laporan menyebut program itu juga memberikan dukungan peralatan sesuai kebutuhan masing-masing koperasi dan UKM.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Terbaru di Entrepreneur

  2. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.