Kemenkop Dorong Koperasi dan UKM Gunakan AI di Bekasi
Kementerian Koperasi mendorong koperasi dan UKM memanfaatkan smart data, AI, dan smart factory. Seminar di BINUS @Bekasi membahas efisiensi, produktivitas, dan keputusan berbasis data.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Jakarta — Kementerian Koperasi mendorong koperasi dan usaha kecil dan menengah (UKM) memanfaatkan smart data, kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI), serta smart factory dalam seminar di BINUS @Bekasi, Jawa Barat, pada September 2026.
Seminar Korea-Indonesia Smart Factory membahas pemanfaatan data dan AI untuk membantu pelaku usaha memahami kondisi operasional, menemukan ruang efisiensi, serta mendukung pengambilan keputusan dalam proses bisnis. Program tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan daya saing koperasi serta UKM.
Pengawas Ahli Utama Kementerian Koperasi, Daniel Asnur, mengatakan transformasi digital tidak cukup dilakukan melalui peningkatan pengetahuan. Program Official Development Assistance (ODA) Smart Factory memberikan pelatihan dan dukungan peralatan yang disesuaikan dengan kebutuhan koperasi dan UKM.
Rangkaian kegiatan mencakup pelatihan Smart Factory pada 14–17 September 2026 dan seminar pada 18 September 2026. Sebanyak 14 perusahaan dan koperasi dengan total 30 peserta mengikuti pelatihan mengenai penerapan smart factory, pemanfaatan data, dan teknologi digital.
Teknologi membantu keputusan usaha berbasis data
Bagi pelaku koperasi dan UKM, penggunaan data dan AI berkaitan langsung dengan pengelolaan operasi serta peningkatan produktivitas. Dalam workshop “AI untuk Pengolahan Data: Smart Factory menggunakan Orange 3”, peserta diperkenalkan pada analisis dan visualisasi data secara lebih mudah dan aplikatif.
Seminar juga menghadirkan perwakilan Indonesian Cloud untuk membahas data dan kecerdasan artifisial dalam mendukung penerapan smart factory. Materi tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong transformasi digital di lingkungan koperasi dan UKM Indonesia.
Program ODA Smart Factory diharapkan membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas dalam memanfaatkan teknologi digital. Sumber laporan menyebut program itu juga memberikan dukungan peralatan sesuai kebutuhan masing-masing koperasi dan UKM.
Sumber
Baca berikutnya
Terbaru di Entrepreneur

Wali Kota Ternate Tutup Adira Expo 2026 di Taman Nukila
Wali Kota Ternate M Tauhid Soleman menutup Adira Expo 2026 di Taman Nukila pada 27 September 2026. Acara berlangsung sejak 25 September dalam rangka H…
Berita utama hari ini

Baca juga


