Pertamina Uji Pengumpulan Minyak Jelantah lewat Koperasi di Banyumas
Pertamina Patra Niaga dan Kementerian Koperasi menguji pengumpulan minyak jelantah melalui empat koperasi di Banyumas. Program ini menargetkan 500.000 liter selama empat bulan.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Banyumas — PT Pertamina Patra Niaga bersama Kementerian Koperasi meluncurkan uji coba pengumpulan minyak jelantah berbasis Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (29/10/2026). Peluncuran berlangsung di KDKMP Dawuhan sebagai tahap awal program pengumpulan minyak jelantah dari masyarakat.
Program percontohan ini melibatkan empat koperasi di Banyumas, yakni KDKMP Dawuhan, KDKMP Kober, KDKMP Karanglewas Lor, dan KDKMP Karangwangkal. Uji coba tersebut dijadwalkan berlangsung selama empat bulan dengan target pengumpulan 500.000 liter minyak jelantah.
Minyak yang dihimpun koperasi akan dijual kepada PT Pertamina Patra Niaga untuk diproses menjadi bahan bakar, termasuk Sustainable Aviation Fuel (SAF) atau bioavtur. Skema ini menempatkan koperasi sebagai titik pengumpulan minyak jelantah dari rumah tangga dan pelaku usaha sebelum masuk ke rantai pengolahan energi.
Program Banyumas menghubungkan koperasi dengan rantai energi
Bagi pembaca, uji coba ini menunjukkan pemanfaatan limbah rumah tangga melalui lembaga ekonomi desa. Koperasi memperoleh peluang usaha produktif, sementara minyak jelantah yang berpotensi mencemari lingkungan diarahkan ke proses pengolahan bahan bakar.
Selain KDKMP Dawuhan di Kecamatan Banyumas, lokasi awal lainnya berada di Kober dan Karanglewas Lor di Kecamatan Purwokerto Barat serta Karangwangkal di Kecamatan Purwokerto Utara. Keempat koperasi tersebut menjadi bagian dari model pengumpulan yang diuji oleh Pertamina Patra Niaga dan Kementerian Koperasi.
Minyak jelantah yang terkumpul juga disebut dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku Green Gasoline. Program ini menggabungkan pengumpulan dari masyarakat, peran koperasi sebagai penghubung, dan pemrosesan oleh perusahaan energi.
Uji coba selama empat bulan menjadi tahap awal untuk menilai pelaksanaan pengumpulan minyak jelantah berbasis koperasi di Banyumas. Sumber laporan menyebut target program mencapai 500.000 liter selama periode percontohan tersebut.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Entrepreneur
Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih Mulai Beroperasi di Indonesia
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih mulai beroperasi pada 1 Oktober 2026. Pemerintah menyiapkan gerai untuk menyalurkan barang bersubsidi dan akan men…
Terbaru di Lingkungan

Berita utama hari ini

Baca juga





