Kabar18.com

Rabu, 30 September 2026

Kemhan Evaluasi Keselamatan Latihan Komcad di Jakarta

Kementerian Pertahanan mengevaluasi mekanisme seleksi dan pemeriksaan kesehatan peserta Komponen Cadangan setelah Vanreko Varkas Bagaskara meninggal saat latihan di Jakarta.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Buket bunga putih dan sebuah ponsel pintar diletakkan di atas meja.
Ilustrasi: Buket bunga putih dan sebuah ponsel pintar diletakkan di atas meja. · Foto: cottonbro studio / Pexels

Jakarta — Kementerian Pertahanan menyatakan insiden meninggalnya peserta latihan dasar militer Komponen Cadangan di Jakarta pada 29 September 2026 menjadi bahan evaluasi menyeluruh, termasuk pengawasan kesehatan dan keselamatan peserta.

Vanreko Varkas Bagaskara, aparatur sipil negara Kementerian Ekonomi Kreatif, meninggal dunia saat mengikuti Latihan Dasar Militer Komponen Cadangan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Vanreko mendapat penanganan darurat akibat serangan penat panas atau heatstroke.

Kepala Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan Letjen TNI Gabriel Lema mengatakan seluruh mekanisme seleksi akan dievaluasi. Pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu perhatian agar peserta yang lolos memiliki kesiapan untuk mengikuti pendidikan Komponen Cadangan.

Evaluasi keselamatan menentukan kesiapan peserta Komcad

Evaluasi ini penting bagi tata kelola latihan pertahanan yang melibatkan aparatur sipil negara. Pemeriksaan sebelum pelatihan, kesiapan fisik, pengawasan kesehatan, serta keselamatan di lapangan merupakan bagian dari rangkaian yang perlu dipastikan dalam pelaksanaan pendidikan Komponen Cadangan.

Insiden terjadi dalam rangkaian kegiatan latihan di Lanud Halim Perdanakusuma. Vanreko merupakan peserta Latihan Dasar Militer Komponen Cadangan ASN Gelombang 2 Tahun 2026 asal Kementerian Ekonomi Kreatif. Ia mengalami serangan penat panas sebelum mendapat penanganan darurat.

Kementerian Pertahanan belum memerinci tahapan seleksi atau bagian pelatihan yang akan diperiksa. Namun, Gabriel menyatakan semua mekanisme dan tahapan yang dilalui peserta menjadi bahan evaluasi, terutama untuk memastikan kesiapan dari sisi kesehatan.

Dengan demikian, tindak lanjut yang telah dinyatakan Kementerian Pertahanan adalah evaluasi terhadap mekanisme seleksi, pemeriksaan kesehatan, serta tata kelola pengawasan kesehatan dan keselamatan peserta di lapangan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pertahanan

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.