Lestari Moerdijat Dorong Pencegahan Perundungan di Jakarta
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat meminta pencegahan perundungan di pendidikan melampaui sosialisasi. Regulasi baru juga mencakup perlindungan warga sekolah di ruang digital.
Oleh Mukmin John
Editor: Mursyid Sonsang
· 1 menit baca
Jakarta — Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat pada Senin, 28 September 2026, menegaskan pencegahan perundungan di lingkungan pendidikan memerlukan langkah yang melampaui sosialisasi antikekerasan.
Menurut laporan, sekolah dan masyarakat perlu membangun sikap serta budaya saling toleransi dalam interaksi sehari-hari. Pernyataan itu disampaikan setelah pemerintah menerbitkan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman.
Mengapa kebijakan ini penting bagi pembaca
Perundungan di satuan pendidikan tidak hanya berkaitan dengan penyampaian imbauan. Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 menekankan pencegahan perundungan dan kekerasan melalui pendekatan humanis, partisipatif, dan inklusif. Aturan tersebut juga memperluas cakupan perlindungan hingga ruang digital.
Kemendikdasmen menjelaskan bahwa budaya sekolah aman dan nyaman mencakup perlindungan fisik, kesejahteraan psikologis, keamanan sosiokultural, serta keamanan digital warga sekolah. Regulasi itu mencabut Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 46 Tahun 2023.
Dalam keterangannya, Lestari menyebut pencegahan perlu diwujudkan melalui kebiasaan dan sikap yang mendukung toleransi, bukan berhenti pada kegiatan sosialisasi. Dengan demikian, perhatian diarahkan pada praktik interaksi sehari-hari di sekolah dan masyarakat.
Sumber pemerintah mencatat Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 ditetapkan pada 8 Januari 2026 dan diundangkan pada 9 Januari 2026. Aturan tersebut berstatus berlaku dan menjadi dasar penyelenggaraan budaya sekolah aman dan nyaman.
Sumber
Baca berikutnya
Terbaru di Pendidikan

Kemendikdasmen dan OJK Sediakan Bahan Ajar Gratis di Jakarta
Kemendikdasmen dan OJK menyediakan bahan ajar literasi keuangan gratis di Rumah Pendidikan. Materinya mencakup keuangan pribadi, ekonomi digital, inve…
Berita utama hari ini

Baca juga




