Merapi Tetap Siaga, Tiga Guguran Lava Menuju Kali Boyong
BPPTKG mencatat tiga guguran lava Merapi menuju Kali Boyong dengan jarak maksimum 2.000 meter pada pengamatan Minggu pagi. Status gunung tetap Level III atau Siaga.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 1 menit baca
Sleman — Gunung Merapi teramati tiga kali guguran lava ke arah Kali Boyong pada Minggu, 27 September 2026, dalam periode pengamatan pukul 00.00–06.00 WIB.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat jarak luncur maksimum guguran lava tersebut 2.000 meter. Pengamatan itu juga mencatat sembilan kali gempa guguran dengan amplitudo 2–21 milimeter dan lama gempa 57,34–129,79 detik.
BPPTKG masih menetapkan status aktivitas Gunung Merapi pada Level III atau Siaga. Gunung api itu berada di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah.
Status Siaga Menentukan Area yang Perlu Diwaspadai
Status tersebut penting bagi pembaca di wilayah sekitar Merapi karena potensi bahaya masih mencakup guguran lava dan awan panas. BPPTKG menyebut sektor selatan-barat daya, termasuk Sungai Boyong, memiliki potensi bahaya hingga maksimal 5 kilometer.
Potensi bahaya juga mencakup Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng hingga maksimal 7 kilometer. Di sektor tenggara, bahaya mencakup Sungai Woro hingga maksimal 3 kilometer dan Sungai Gendol hingga 5 kilometer.
Catatan aktivitas pada Minggu pagi menjadi bagian dari pemantauan rutin BPPTKG terhadap kegempaan dan pergerakan material vulkanik Merapi. Arah Kali Boyong disebut dalam laporan sebagai jalur guguran lava yang teramati pada periode tersebut.
Sumber
Baca berikutnya
Terbaru di Daerah

Gunung Marapi Erupsi, Abu Vulkanik Melanda Bukittinggi dan Agam
Gunung Marapi erupsi pada 26 September 2026 pukul 21.40 WIB. Hujan abu melanda Bukittinggi dan Agam, sementara warga diminta memakai masker dan menjau…
Berita utama hari ini

Baca juga



