Kabar18.com

Jumat, 6 November 2026

RANS Carnival di Sleman Hadapi Boikot dan Pengunduran Diri Musisi

RANS Carnival di Sleman tetap berlangsung pada 31 Oktober hingga 1 November 2026 setelah seruan boikot dan pengunduran diri sejumlah musisi. Fenomena ini dikaji sebagai cancel culture.

Oleh

· Peristiwa: · 2 menit baca

Sleman — RANS Carnival di area parkir Stadion Maguwoharjo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, berlangsung pada 31 Oktober hingga 1 November 2026 di tengah seruan boikot dan pengunduran diri sejumlah musisi.

RANS Carnival tetap digelar selama dua hari dengan penyesuaian konsep. Sejumlah pengisi acara yang semula dijadwalkan tampil memutuskan mundur sebelum kegiatan berlangsung, antara lain Tipe-X, Guyon Waton, Masdddho, dan OM Wawes.

Alasan yang disampaikan para musisi berbeda-beda, termasuk pertimbangan keamanan, kenyamanan, dan situasi masyarakat setempat. Guyon Waton dijadwalkan tampil pada 31 Oktober 2026, sedangkan OM Wawes dijadwalkan tampil pada 1 November 2026.

Mengapa boikot RANS Carnival penting bagi pembaca

Peristiwa di Sleman menunjukkan bagaimana seruan publik dapat memengaruhi keputusan musisi, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta penyelenggara acara. Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan pengamat media Fajar Junaedi menilai fenomena tersebut dapat dikaji melalui konsep cancel culture atau budaya pembatalan.

Konsep itu digunakan untuk membaca tekanan sosial terhadap individu, kelompok, atau kegiatan yang dianggap bermasalah oleh sebagian publik. Dalam kasus RANS Carnival, sejumlah musisi dan pelaku UMKM disebut membatalkan keikutsertaan setelah seruan boikot menguat.

Seruan tersebut menguat setelah kehadiran Raffi Ahmad dalam Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, pada 29 Oktober 2026 menuai kritik. Namun, alasan pengunduran diri para musisi tetap perlu dipahami berdasarkan pernyataan masing-masing.

Manajemen RANS menyatakan acara tetap diselenggarakan sesuai jadwal dengan konsep yang lebih sederhana dan tetap melibatkan musisi lokal, pelaku UMKM, serta komunitas kreatif.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Hiburan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.