Kabar18.com

Minggu, 11 Oktober 2026

PBB Soroti Hak Pendidikan dan Perlindungan Anak Perempuan pada 2026

PBB memperingati Hari Anak Perempuan Internasional pada 11 Oktober 2026 dengan tema penghapusan perkawinan anak dan investasi pada hak anak perempuan.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Buku catatan bergaris kotak dikelilingi berbagai alat tulis dan perlengkapan sekolah.
Ilustrasi: Buku catatan bergaris kotak dikelilingi berbagai alat tulis dan perlengkapan sekolah. · Foto: Atlantic Ambience / Pexels

New York — Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingati Hari Anak Perempuan Internasional pada Minggu, 11 Oktober 2026, dengan seruan mengakhiri perkawinan anak dan berinvestasi pada hak anak perempuan secara global.

Peringatan tahunan ini mengakui hak anak perempuan dan tantangan khusus yang mereka hadapi. PBB menetapkan 11 Oktober melalui Resolusi 66/170 pada 19 Desember 2011, sementara peringatan pertama berlangsung pada 2012.

Tema 2026, “End child marriage and invest in girls’ rights”, menempatkan penghapusan perkawinan anak sebagai agenda utama. UNESCO menyebut isu tersebut berkaitan dengan perlindungan kebebasan anak perempuan, perluasan kesempatan, serta hak mereka untuk ikut menentukan keputusan yang memengaruhi kehidupan.

Pendidikan dan perlindungan menentukan masa depan anak perempuan

PBB menyoroti langkah untuk mempertahankan anak perempuan di sekolah, memperluas layanan kesehatan, perlindungan, dan layanan sosial, serta melibatkan keluarga dan komunitas dalam menentang norma yang merugikan. Perkawinan anak dapat menghambat pendidikan, kesehatan, keselamatan, dan kesempatan anak perempuan untuk mengembangkan potensi.

UNICEF Australia menyatakan bahwa akses terhadap pendidikan, keterampilan, dan dukungan dapat membantu anak perempuan mengubah kehidupan mereka, keluarga, serta komunitas. Organisasi itu juga menyoroti perlunya mencegah praktik berbahaya seperti perkawinan anak dan memastikan setiap anak perempuan memiliki pilihan atas masa depannya.

Bagi pembaca di Indonesia, agenda tersebut berkaitan dengan pemenuhan hak pendidikan, perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi, layanan kesehatan, serta kesempatan yang setara. Peringatan ini menjadi konteks internasional bagi upaya menjaga anak perempuan tetap bersekolah dan tumbuh dalam lingkungan yang aman.

UNESCO menyerukan akses bagi semua anak perempuan terhadap pendidikan bermutu dan kehidupan yang bermartabat. PBB juga mendorong pemerintah, komunitas, dan individu memperkuat kebijakan, hukum, layanan, serta investasi pada kepemimpinan anak perempuan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pendidikan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.