Pemerintah Tambah Pasokan Air Bersih Balikpapan
Pemerintah menambah pasokan air bersih Balikpapan secara bertahap karena ketersediaan sekitar 1.500 liter per detik masih di bawah kebutuhan 2.500 liter per detik.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Balikpapan — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono mengawal penambahan pasokan air bersih secara bertahap di Balikpapan, Kalimantan Timur, saat ancaman kemarau berkepanjangan, Jumat (9/10/2026).
Ketersediaan air bersih di kota itu sekitar 1.500 liter per detik, sedangkan kebutuhan masyarakat mencapai 2.500 liter per detik. Kesenjangan tersebut membuat pemerintah menyiapkan sejumlah langkah untuk memperkuat pasokan dan menjaga pemenuhan kebutuhan warga, terutama selama kemarau serta fenomena El Nino berkepanjangan.
Dalam peninjauan sumur air Gunung Tembak di Kelurahan Teritip, Balikpapan Timur, AHY menyatakan pembangunan sumur bor perlu terus dikawal. Penambahan kapasitas, menurut dia, tidak harus langsung dalam jumlah besar, tetapi perlu direncanakan bertahap agar manfaatnya berkelanjutan.
Defisit air mendorong pencarian sumber pasokan baru
Sumur bor di Gunung Tembak memiliki kapasitas 10 liter per detik dan diproyeksikan membantu melayani sekitar 1.152 sambungan rumah di Balikpapan Timur. Pemerintah juga mengkaji kemungkinan pemanfaatan pasokan dari Bendungan Sepaku Semoi sebagai opsi jangka panjang.
Selain itu, pemanfaatan teknologi desalinasi air laut turut diteliti. Pemerintah mempertimbangkan opsi tersebut bersama keberlanjutan distribusi air melalui satuan tugas tangki air bagi warga yang belum memiliki akses ke instalasi pengolahan air.
Koordinasi penambahan pasokan akan melibatkan Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Kementerian Pekerjaan Umum melalui balai terkait, pemerintah daerah, dan perusahaan daerah air minum. Langkah tersebut diarahkan untuk mengurangi kesenjangan antara pasokan dan kebutuhan air bersih Balikpapan.
Sumber
Baca berikutnya
Terbaru di Pemerintahan

Dedi Prasetyo Percepat Penataan Kelembagaan BRAN di Jakarta
Kepala BRAN Dedi Prasetyo membahas penyusunan struktur organisasi, pembagian fungsi, dan kewenangan bersama Menteri PANRB serta Wakil Menteri ATR/BPN…
Berita utama hari ini

Baca juga



