Kabar18.com

Kamis, 1 Oktober 2026

Pemkab Pekalongan Siapkan Lahan untuk Sekolah Rakyat Permanen

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono mendorong percepatan Sekolah Rakyat permanen di Kabupaten Pekalongan. Pemkab menyiapkan lahan 8,1 hektare di Kedungwuni Timur.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Hamparan lahan rumput hijau terbuka yang dikelilingi pepohonan di bawah langit biru.
Ilustrasi: Hamparan lahan rumput hijau terbuka yang dikelilingi pepohonan di bawah langit biru. · Foto: Sergej ***** / Pexels

Pekalongan — Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, pada Rabu, 30 September 2026. Dorongan itu disampaikan setelah audiensi dengan Pelaksana Tugas Bupati Pekalongan Sukirman di Kantor Kementerian Sosial pada Selasa, 29 September 2026.

Agus menyebut Sekolah Rakyat ditujukan untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin. Program tersebut juga diarahkan untuk membantu memutus transmisi kemiskinan antargenerasi melalui pendidikan.

Pemerintah menargetkan pembangunan 200 Sekolah Rakyat permanen pada 2026. Agus mengatakan 158 sekolah telah tersedia dan berharap Pekalongan dapat memenuhi persyaratan agar berpeluang masuk dalam pembangunan tahun ini.

Sekolah Rakyat saat ini memiliki kapasitas sekitar 1.000 hingga 1.500 siswa untuk jenjang sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan sekolah menengah atas. Kapasitas itu ditargetkan meningkat hingga maksimal 2.500 siswa.

Mengapa pembangunan Sekolah Rakyat penting bagi Pekalongan

Pemerintah Kabupaten Pekalongan menyatakan kesiapan menyediakan lahan seluas 8,1 hektare berstatus hak pakai. Lahan tersebut berada di Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni.

Pemkab Pekalongan juga menyatakan siap memenuhi persyaratan administrasi yang diperlukan. Percepatan persiapan mencakup kesiapan lahan, administrasi, manajemen, dan proyeksi pembangunan.

Pemerintah daerah berharap pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan dapat terealisasi pada 2027. Pemenuhan persyaratan menjadi tahap yang perlu diselesaikan agar daerah itu dapat mengikuti pembangunan sekolah permanen.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Politik

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.