Kabar18.com

Kamis, 24 September 2026

Pemkot Bogor Buka Sentra Kuliner untuk Korban PHK

Pemkot Bogor menyediakan sentra kuliner di Pasar Bersih Jambu Dua bagi warga terdampak PHK. Fasilitas ini dilengkapi insentif, pendampingan, dan akses pasar untuk UMKM pemula.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Lorong panjang sebuah bangunan kosong dengan pencahayaan alami dari celah dinding.
Ilustrasi: Lorong panjang sebuah bangunan kosong dengan pencahayaan alami dari celah dinding. · Foto: Mike van Schoonderwalt / Pexels

BogorPemerintah Kota Bogor menyediakan sentra kuliner di Pasar Bersih Jambu Dua pada 22 September 2026 untuk membantu warga terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) kembali memperoleh penghasilan melalui usaha kuliner.

Fasilitas itu disiapkan Pemkot Bogor bersama investor dan Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ). Selain tempat usaha, pemerintah menyediakan skema insentif bagi pelaku usaha rintisan yang memiliki keterbatasan modal agar dapat memulai usaha dengan risiko lebih kecil.

Pasar Bersih Jambu Dua merupakan hasil transformasi Pasar Induk Jambu Dua. Kawasan tersebut tidak hanya menjadi pusat perdagangan bahan pangan, tetapi juga dilengkapi sentra kuliner bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Sentra kuliner menjadi ruang pemulihan penghasilan

Pemkot Bogor mengembangkan kawasan itu sebagai laboratorium UMKM kuliner. Konsep tersebut mempertemukan fasilitas usaha, pendampingan, dan akses pasar bagi pelaku usaha pemula.

Dukungan tersebut terutama ditujukan kepada warga yang kehilangan pekerjaan dan pelaku usaha yang baru merintis bisnis. Skema insentif diharapkan membantu mereka memulai kegiatan usaha tanpa harus menanggung beban modal awal yang lebih besar.

Pengembangan sentra kuliner dilakukan melalui kerja sama Pemkot Bogor, investor, dan Perumda PPJ. Dengan model tersebut, Pasar Bersih Jambu Dua berfungsi sebagai ruang perdagangan bahan pangan sekaligus tempat tumbuhnya usaha kuliner.

Sentra kuliner itu juga menjadi bagian dari upaya mempertemukan pelaku UMKM dengan fasilitas usaha, pendampingan, serta pasar. Laporan yang tersedia menyebut sentra tersebut telah beroperasi dengan 184 tenant setelah diresmikan Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Entrepreneur

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.