Kabar18.com

Sabtu, 3 Oktober 2026

Penyelam Hilang Saat Memeriksa Bangkai Kapal di Probolinggo

Ismail, 58 tahun, hilang saat menyelam di bangkai KM Bahagia, perairan Kalibuntu, Probolinggo, pada 1 Oktober 2026. Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian hingga hari kedua.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Sebagian badan perahu kecil dan pelampung oranye mengapung di atas air laut yang tenang.
Ilustrasi: Sebagian badan perahu kecil dan pelampung oranye mengapung di atas air laut yang tenang. · Foto: Jan van der Wolf / Pexels

Perairan Kalibuntu — Ismail, 58 tahun, dilaporkan hilang saat menyelam di bangkai kapal KM Bahagia di perairan Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Kamis, 1 Oktober 2026.

Mengapa ini penting: Pencarian terhadap Ismail masih berlangsung pada 2 Oktober 2026 setelah ia hilang saat menyelam di kedalaman sekitar 40 meter pada hari sebelumnya.

Menurut laporan Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi yang dikutip sejumlah media, Ismail menyelam sekitar pukul 10.03 WIB untuk mendukung pekerjaan pengangkatan kapal pada kedalaman sekitar 40 meter. Ia merupakan warga Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo.

Keluarga dan nelayan setempat melakukan pencarian awal hingga sekitar pukul 13.00 WIB, tetapi Ismail belum ditemukan. Laporan kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi pada pukul 15.42 WIB dari petugas Pos TNI AL Paiton.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi kemudian mengerahkan tujuh personel penyelamat. Tim SAR gabungan bersama unsur TNI AL, kepolisian, pemerintah daerah, aparat setempat, dan nelayan melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.

Hingga pencarian memasuki hari kedua pada Jumat, 2 Oktober 2026, Ismail belum ditemukan. Tim SAR gabungan masih menyisir perairan di sekitar titik terakhir korban menyelam.

Lokasi pencarian

Lokasi kejadian berada di perairan Kalibuntu, sekitar dua mil laut dari garis pantai, pada kedalaman sekitar 40 meter. Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi mencatat titik kejadian pada koordinat 07°39'50,3" lintang selatan dan 113°24'23,8" bujur timur.

Operasi pencarian berlangsung setelah upaya keluarga dan nelayan tidak menemukan korban. Perkembangan terakhir yang dilaporkan pada 2 Oktober menyebutkan pencarian masih dilakukan dan korban belum ditemukan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Daerah

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.