Kabar18.com

Minggu, 4 Oktober 2026

PIRA Gelar Pap Smear Gratis dan Dorong Deteksi Dini Kanker

PIRA menggelar sosialisasi pencegahan kanker dan pemeriksaan Pap smear gratis di Jakarta pada 3 Oktober 2026. Organisasi itu mendorong perempuan menjalani deteksi dini kanker serviks dan payudara.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Lensa okuler mikroskop laboratorium tampak dari jarak dekat.
Ilustrasi: Lensa okuler mikroskop laboratorium tampak dari jarak dekat. · Foto: Tanpa nama / rawpixel (Openverse), CC0

Jakarta — Perempuan Indonesia Raya (PIRA) menggelar sosialisasi pencegahan kanker dan pemeriksaan Pap smear gratis di Jakarta pada 3 Oktober 2026. Kegiatan itu digelar untuk memperingati ulang tahun ke-18 PIRA.

Mengapa ini penting: Kegiatan ini menyediakan pemeriksaan Pap smear gratis dan mendorong perempuan di Jakarta mengenali kanker serviks serta kanker payudara lebih awal.

Ketua Umum PP PIRA Novita Wijayanti mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen organisasi terhadap kesehatan dan pemberdayaan perempuan. Menurut DetikNews, PIRA mengangkat tema “Perempuan Sehat, Keluarga Kuat, Indonesia Hebat”.

Novita mendorong perempuan menjalani pemeriksaan kesehatan secara berkala untuk mengenali risiko atau indikasi penyakit lebih awal. Ia menekankan bahwa kanker serviks dapat dicegah dan ditangani secara lebih efektif apabila ditemukan melalui pemeriksaan rutin, termasuk Pap smear.

PIRA juga menyoroti pentingnya edukasi dan deteksi dini kanker serviks serta kanker payudara. Dalam kegiatan itu, organisasi tersebut mengajak perempuan tidak menunda pemeriksaan kesehatan.

Angka kanker serviks

Kementerian Kesehatan menyebut lebih dari 36.000 kasus baru kanker serviks terdeteksi setiap tahun di Indonesia. Sekitar 70 persen kasus baru diketahui ketika sudah memasuki stadium lanjut.

Menurut laman Ayo Sehat milik Kementerian Kesehatan, sekitar 36.000 perempuan Indonesia didiagnosis kanker serviks setiap tahun dan sekitar 21.000 di antaranya meninggal. Pap smear merupakan salah satu metode skrining, selain tes DNA HPV dan inspeksi visual dengan asam asetat.

Kementerian Kesehatan menyatakan layanan skrining HPV DNA mulai diintegrasikan ke dalam program pemeriksaan kesehatan gratis sejak 2025. Program eliminasi kanker serviks juga mencakup vaksinasi HPV serta penanganan pasien sesuai standar medis.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Terbaru di Kesehatan

  2. Berita utama hari ini

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.