PIRA Gelar Pap Smear Gratis dan Dorong Deteksi Dini Kanker
PIRA menggelar sosialisasi pencegahan kanker dan pemeriksaan Pap smear gratis di Jakarta pada 3 Oktober 2026. Organisasi itu mendorong perempuan menjalani deteksi dini kanker serviks dan payudara.
Oleh Asyinta Sastra
· 2 menit baca
Jakarta — Perempuan Indonesia Raya (PIRA) menggelar sosialisasi pencegahan kanker dan pemeriksaan Pap smear gratis di Jakarta pada 3 Oktober 2026. Kegiatan itu digelar untuk memperingati ulang tahun ke-18 PIRA.
Mengapa ini penting: Kegiatan ini menyediakan pemeriksaan Pap smear gratis dan mendorong perempuan di Jakarta mengenali kanker serviks serta kanker payudara lebih awal.
Ketua Umum PP PIRA Novita Wijayanti mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen organisasi terhadap kesehatan dan pemberdayaan perempuan. Menurut DetikNews, PIRA mengangkat tema “Perempuan Sehat, Keluarga Kuat, Indonesia Hebat”.
Novita mendorong perempuan menjalani pemeriksaan kesehatan secara berkala untuk mengenali risiko atau indikasi penyakit lebih awal. Ia menekankan bahwa kanker serviks dapat dicegah dan ditangani secara lebih efektif apabila ditemukan melalui pemeriksaan rutin, termasuk Pap smear.
PIRA juga menyoroti pentingnya edukasi dan deteksi dini kanker serviks serta kanker payudara. Dalam kegiatan itu, organisasi tersebut mengajak perempuan tidak menunda pemeriksaan kesehatan.
Angka kanker serviks
Kementerian Kesehatan menyebut lebih dari 36.000 kasus baru kanker serviks terdeteksi setiap tahun di Indonesia. Sekitar 70 persen kasus baru diketahui ketika sudah memasuki stadium lanjut.
Menurut laman Ayo Sehat milik Kementerian Kesehatan, sekitar 36.000 perempuan Indonesia didiagnosis kanker serviks setiap tahun dan sekitar 21.000 di antaranya meninggal. Pap smear merupakan salah satu metode skrining, selain tes DNA HPV dan inspeksi visual dengan asam asetat.
Kementerian Kesehatan menyatakan layanan skrining HPV DNA mulai diintegrasikan ke dalam program pemeriksaan kesehatan gratis sejak 2025. Program eliminasi kanker serviks juga mencakup vaksinasi HPV serta penanganan pasien sesuai standar medis.
Sumber
Baca berikutnya
Terbaru di Kesehatan

Kemenkes Catat Influenza Meningkat, H1N1 Dominan di Indonesia
Kementerian Kesehatan mencatat 148 spesimen positif dari 265 pemeriksaan surveilans sentinel pada minggu ke-38 2026. Influenza A(H1N1)pdm09 menjadi su…
Berita utama hari ini


