PJJ Palangka Raya Diperpanjang hingga 7 Oktober 2026
Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya memperpanjang PJJ untuk PAUD, SD, dan SMP hingga 7 Oktober 2026. Kebijakan ini menjadi perpanjangan kedelapan karena kualitas udara masih berbahaya akibat kabut asap karhutla.
Oleh Mukmin John
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Palangka Raya — Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya memperpanjang pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi siswa PAUD, SD, dan SMP hingga 7 Oktober 2026 setelah kualitas udara akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih berbahaya.
Perpanjangan ini merupakan yang kedelapan sejak PJJ pertama kali diterapkan pada awal September. Kebijakan terbaru berlaku untuk periode 5 hingga 7 Oktober 2026 dan mencakup satuan pendidikan negeri maupun swasta di Kota Palangka Raya.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Jayani, mengatakan keputusan PJJ dievaluasi setiap tiga hari dengan mempertimbangkan kualitas udara dan ketebalan kabut asap. Pemantauan pada 1 hingga 4 Oktober menunjukkan kondisi udara masih berada pada kategori berbahaya.
Selama PJJ, sekolah diminta memastikan kegiatan belajar tetap berjalan. Guru, orang tua, dan wali murid juga diminta menjaga komunikasi serta memantau kondisi lingkungan dan perkembangan kualitas udara di wilayah masing-masing.
Kualitas udara menentukan kelanjutan pembelajaran tatap muka
Kebijakan ini berdampak langsung pada kegiatan belajar siswa di Palangka Raya karena pembelajaran tatap muka belum diberlakukan ketika udara dinilai tidak aman, terutama bagi anak-anak yang lebih rentan terhadap paparan polusi. Dinas Pendidikan menempatkan kesehatan, keselamatan, dan kenyamanan peserta didik sebagai pertimbangan utama.
Rangkaian PJJ sebelumnya berlangsung pada 7–9 September, 14–16 September, 17–19 September, 21–23 September, 24–26 September, 28–30 September, dan 1–3 Oktober 2026. Perpanjangan terakhir mencakup 5–7 Oktober 2026.
Dinas Pendidikan akan mengevaluasi kondisi udara setelah masa PJJ berakhir. Jika kualitas udara membaik dan angka ISPU turun ke tingkat yang lebih aman, pembelajaran tatap muka akan kembali diberlakukan. Sebaliknya, PJJ dapat diperpanjang apabila kondisi udara masih berbahaya.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Daerah
968 Titik Panas Terdeteksi di Kalimantan Tengah, 14 Penerbangan Terganggu
Kementerian Kehutanan mencatat 968 titik panas berkepercayaan tinggi di Kalimantan Tengah pada 20 September 2026. Kabut asap menurunkan jarak pandang…
Terbaru di Pendidikan

Berita utama hari ini

Baca juga





