Prabowo Usulkan Calon TNI-Polri Berkacamata Tetap Bisa Mendaftar di Jakarta
Presiden Prabowo mengusulkan calon TNI dan Polri berkacamata tetap dapat mengikuti rekrutmen. Seleksi diminta menilai kemampuan intelektual selain kondisi fisik.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Jakarta — Presiden Prabowo Subianto mengusulkan agar calon anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang memakai kacamata tetap dapat mengikuti rekrutmen di Jakarta pada Rabu, 7 Oktober 2026.
Usulan itu disampaikan setelah taklimat Presiden bersama sekitar 800 perwira TNI dan Polri di Istana Kepresidenan, Jakarta. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Dudung Abdurachman mengatakan sistem rekrutmen ke depan tidak semestinya hanya menilai aspek fisik, tetapi juga kemampuan intelektual calon.
Dengan pendekatan tersebut, penggunaan kacamata tidak otomatis menggugurkan peserta seleksi. Dudung menyebut calon tetap dapat mendaftar selama memiliki kemampuan intelektual yang baik.
Seleksi TNI-Polri diarahkan menilai kemampuan intelektual
Prabowo menyampaikan arahan itu dalam konteks perubahan tantangan keamanan. Dudung mengatakan ancaman masa depan mencakup perang hibrida dan penggunaan drone, sehingga kebutuhan terhadap personel dengan kemampuan intelektual menjadi perhatian dalam pembaruan sistem rekrutmen.
Perubahan yang diusulkan menyangkut penekanan dalam seleksi, bukan penghapusan seluruh persyaratan penerimaan TNI dan Polri. Laporan yang tersedia menyebut kacamata dapat diterima apabila calon memenuhi kemampuan intelektual yang dinilai memadai.
Taklimat tersebut berlangsung di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada 7 Oktober 2026. Arahan Prabowo juga mencakup kebutuhan agar TNI dan Polri tetap profesional serta siaga menghadapi dinamika global.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Tokoh
Amalia Soroti Peran Daerah dalam Pertumbuhan Ekonomi Jakarta
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyebut ekonomi Indonesia tumbuh 5,45 persen pada semester I 2026. Sebanyak 17 dari 38 provinsi melampaui rat…
Terbaru di Pertahanan
Berita utama hari ini

Baca juga





