Kabar18.com

Kamis, 1 Oktober 2026

Sekitar 250 Kendaraan GSJT Protes Syarat Kode Batang Solar Bersubsidi

Sekitar 250 kendaraan yang tergabung dalam Gerakan Sopir Jawa Timur bergerak dari Puspa Agro, Sidoarjo, menuju sejumlah lokasi di Surabaya pada 30 September 2026 untuk memprotes syarat kode batang solar bersubsidi.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Nozel pompa bensin hijau sedang mengisi bahan bakar ke tangki mobil putih.
Ilustrasi: Nozel pompa bensin hijau sedang mengisi bahan bakar ke tangki mobil putih. · Foto: Engin Akyurt / Pexels

Sidoarjo — Gerakan Sopir Jawa Timur menggelar aksi unjuk rasa dengan sekitar 250 kendaraan di Sidoarjo dan Surabaya pada 30 September 2026. Massa menuntut penghapusan syarat kode batang untuk pembelian solar bersubsidi.

Mengapa ini penting: Aksi sekitar 250 kendaraan mengganggu arus lalu lintas Sidoarjo-Surabaya dan dijadwalkan berlanjut hingga 2 Oktober 2026.

Aksi dimulai dari kawasan Puspa Agro, Jemundo, Sidoarjo, sebelum massa bergerak menuju sejumlah kantor pemerintahan dan perusahaan di Surabaya. Menurut Suara Surabaya, kendaraan yang dikerahkan terdiri atas truk dan kendaraan derek.

Menurut DetikJatim, aksi dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, dari 30 September hingga 2 Oktober 2026. Para sopir menilai syarat kode batang menyulitkan mereka memperoleh bahan bakar untuk menjalankan kegiatan angkutan.

Rute aksi dan dampak lalu lintas

Massa bergerak menuju Kantor Dinas Perhubungan Jawa Timur, kantor Pertamina di Jagir, serta sejumlah lokasi lain di Surabaya. JPNN Jatim melaporkan, penyesuaian dimensi kendaraan juga menjadi salah satu tuntutan dalam aksi tersebut.

Di Bundaran Waru, sejumlah sopir memarkir kendaraan di badan jalan sehingga arus lalu lintas kawasan penghubung Sidoarjo-Surabaya tersendat. Akses keluar tol arah Bundaran Waru sempat diblokir sekitar 15 menit, menurut laporan DetikJatim.

Petugas Polresta Sidoarjo dan Polrestabes Surabaya disiagakan untuk mengamankan aksi dan mengantisipasi kemacetan. Suara Surabaya melaporkan sekitar 250 kendaraan bergerak dari Puspa Agro menuju Surabaya pada siang hari.

Tuntutan sopir

Tuntutan utama GSJT adalah penghapusan syarat kode batang dalam pembelian solar bersubsidi. Para sopir juga meminta kejelasan mengenai akses bahan bakar dan aturan operasional kendaraan derek.

Aksi dijadwalkan berlanjut hingga 2 Oktober 2026. Massa berencana mendatangi sejumlah instansi di Surabaya untuk menyampaikan tuntutan mereka.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Daerah

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.