Kabar18.com

Rabu, 30 September 2026

SETC Perkuat Kolaborasi untuk Bawa UMKM ke Pasar Ekspor

SETC dan pemerintah memperluas pendampingan UMKM melalui pelatihan, digitalisasi, jejaring, serta akses pembeli luar negeri untuk mendorong ekspor.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Deretan keranjang anyaman tangan berwarna merah dan keemasan tersusun rapi.
Ilustrasi: Deretan keranjang anyaman tangan berwarna merah dan keemasan tersusun rapi. · Foto: Klub Boks / Pexels

Jakarta — Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) memperkuat kolaborasi pemerintah dan swasta untuk membantu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik kelas serta menembus pasar ekspor melalui program yang berlangsung pada 29–30 September 2026 di Jakarta.

Program tersebut merupakan bagian dari Bootcamp UMKM Untuk Indonesia (UUI) 2026 bertajuk “Kita Mau Kita Bisa, Menembus Batas, Membuka Pasar Global”. PT HM Sampoerna Tbk menyelenggarakannya melalui program keberlanjutan “Sampoerna untuk Indonesia”.

Director of Stakeholder Relations & Sustainability Sampoerna Romulus Sutanto mengatakan bootcamp itu membantu pelaku UMKM meningkatkan kapasitas usaha, memanfaatkan peluang digitalisasi, memperluas jejaring, dan mempersiapkan diri memasuki pasar yang lebih luas, termasuk ekspor.

Sejak berdiri pada 2007, SETC telah melatih lebih dari 108.000 pelaku UMKM. SETC juga memfasilitasi penetrasi ekspor ke pasar global, antara lain Jepang dan Tiongkok, melalui program WikiExport Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN).

Saat ini SETC memiliki 30 Collaborator Hub yang mendampingi lebih dari 2.300 UMKM secara berkelanjutan. Pendampingan berbasis praktik, jejaring kolaborasi, dan akses pasar diarahkan untuk membantu pengembangan usaha sekaligus membuka peluang kerja baru di tingkat lokal.

Kolaborasi membuka akses pasar UMKM

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo menilai kolaborasi pemerintah dan swasta penting untuk membantu lebih banyak UMKM memasuki pasar global.

Menurut Elisabeth, pemerintah mendukung akses UMKM ke pasar luar negeri melalui business matching, pameran, dan cara lain untuk mempertemukan pelaku usaha dengan mitra atau pembeli yang berkelanjutan. Ia menyebut UMKM berkontribusi 61 persen terhadap Produk Domestik Bruto nasional dan menyerap tenaga kerja hingga 97 persen.

Program SETC-UUI 2026 menjadi bagian dari komitmen jangka panjang Sampoerna dalam membangun ekosistem kewirausahaan di Indonesia. Pendampingan dan pelatihan tersebut mencakup penguatan kapasitas usaha, digitalisasi, jejaring, serta persiapan menuju pasar ekspor.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Entrepreneur

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.