Siapa Penerima Stimulus Beras dan BSU Pemerintah di Jakarta?
Pemerintah menyiapkan stimulus kuartal IV 2026 hingga 2027. Bantuan beras menyasar 33.244.408 keluarga, sedangkan BSU Rp300.000 per bulan diberikan selama tiga bulan kepada sekitar 13,3 juta pekerja.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 2 menit baca
Jakarta — Pemerintah menyiapkan paket stimulus ekonomi untuk kuartal IV 2026 dan persiapan memasuki 2027, dengan bantuan beras serta Bantuan Subsidi Upah (BSU) bagi kelompok penerima yang telah ditetapkan dalam rencana program.
Bantuan pangan berupa beras sebanyak 10 kilogram per bulan direncanakan untuk periode Oktober hingga Desember 2026. Program ini menyasar 33.244.408 keluarga penerima manfaat (KPM) dalam kelompok desil 1 sampai 4, dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp17,5 triliun.
Pemerintah juga menyiapkan BSU sebesar Rp300.000 per bulan selama tiga bulan bagi sekitar 13,3 juta pekerja. Anggaran program tersebut diperkirakan hampir Rp12 triliun. Kriteria penerima BSU masih memerlukan penetapan lebih lanjut, sementara jumlah sasaran bantuan menjalani pemeriksaan silang data antarkementerian dan lembaga.
Paket stimulus menjaga daya beli hingga memasuki 2027
Rangkaian bantuan itu merupakan bagian dari paket stimulus dengan estimasi anggaran Rp31 triliun. Selain bantuan pangan dan subsidi upah, pemerintah menyiapkan program lain yang mencakup pembukaan rekening bagi masyarakat tertentu serta kelanjutan dan perluasan sejumlah stimulus pada 2027.
Bagi pembaca, informasi penerima menjadi penting karena bantuan beras ditujukan kepada KPM desil 1 sampai 4, sedangkan BSU diarahkan kepada pekerja. Perbedaan sasaran tersebut menunjukkan bahwa penyaluran kedua program menggunakan kelompok penerima yang tidak sama.
Program bantuan beras direncanakan berlangsung selama tiga bulan pada akhir 2026. BSU juga diberikan untuk periode tiga bulan, dengan nilai bulanan yang sama. Pemerintah menyatakan bantuan akhir tahun akan segera direalisasikan, sedangkan anggaran keseluruhan paket kuartal IV masih dalam proses penyesuaian oleh Kementerian Keuangan.
Pada 2027, pemerintah berencana melanjutkan sejumlah program, termasuk magang bagi 150 ribu peserta dan pelatihan vokasi bagi 300 ribu orang. Pengurangan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 bagi pekerja berpenghasilan di bawah Rp10 juta per bulan juga direncanakan diperluas ke seluruh sektor untuk 7,5 juta pekerja.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Ekonomi & Keuangan
Uji Tuntas Pengalihan Utang Whoosh Masih Berlangsung di Bogor
Kementerian Keuangan masih mengkaji pengalihan utang Whoosh melalui uji tuntas di Bogor. Pemerintah tetap menjaga operasional dan pelayanan kereta cep…
Terbaru di Pemerintahan

Berita utama hari ini

Baca juga





