Kabar18.com

Sabtu, 10 Oktober 2026

Subsidi dan Kompensasi Capai Rp376,8 Triliun di Jakarta

Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyebut realisasi subsidi dan kompensasi mencapai Rp376,8 triliun hingga September 2026. Capaian itu setara 84,3 persen pagu APBN.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Pompa bensin yang menyala di tengah kegelapan malam.
Ilustrasi: Pompa bensin yang menyala di tengah kegelapan malam. · Foto: Robin Kraft / Pexels

Jakarta — Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyatakan realisasi subsidi dan kompensasi hingga akhir September 2026 mencapai Rp376,8 triliun di Jakarta pada Jumat, 9 Oktober 2026.

Realisasi itu setara dengan 84,3 persen dari pagu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. Nilainya juga lebih tinggi dibandingkan pembayaran pada periode yang sama tahun lalu, yakni Rp244,6 triliun.

Pembayaran tersebut terutama ditujukan kepada PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero). Pemerintah menjalankan pembayaran kompensasi secara bulanan sejak awal 2026, termasuk untuk menjaga arus kas badan usaha milik negara yang mendapat penugasan menyalurkan komoditas bersubsidi.

Realisasi subsidi memengaruhi ruang anggaran energi

Kementerian Keuangan mencatat realisasi belanja subsidi sebesar Rp222,5 triliun, sedangkan pembayaran kompensasi energi mencapai Rp154,4 triliun. Perkembangan harga minyak mentah Indonesia, nilai tukar rupiah, serta volume konsumsi bahan bakar minyak, liquefied petroleum gas, dan listrik bersubsidi menjadi faktor yang memengaruhi besaran realisasi.

Dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Oktober 2026, Suahasil membandingkan capaian tersebut dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Pembayaran hingga September 2026 meningkat 54,1 persen secara tahunan, menurut laporan yang dikutip sejumlah media nasional.

Bagi pembaca, angka tersebut menunjukkan besarnya belanja negara yang dialokasikan untuk menjaga kesinambungan penyaluran energi dan barang bersubsidi. Perubahan harga energi global, pergerakan rupiah, serta konsumsi bersubsidi akan menentukan kebutuhan anggaran berikutnya hingga akhir tahun.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Ekonomi & Keuangan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.