Ketiga, adanya stockpile dipastikan membuat banyak truk angkutan batu bara di sekitar pemukiman warga. Kondisi itu dipastikan menimbulkan kebisingan.
Keempat, ini yang paling fatal, keberadaan stockpile di Jalan Lintas Timur Sumatra itu dipastikan menimbulkan kemacetan lalu lintas.
Baca Juga: Warga Tolak Stockpile Batu Bara Dekat Perumahan Aurduri
Kelima, dari sisi keamanan akan sangat mengganggu warga, karena tingkat kriminalitas meningkat. Diyakini akan muncul warung “remang-remang” di dekat pemukiman warga.
“Dampaknya sangat luas. Ini harus dicegah dari awal sebelum timbul masalah nanti. Kalau stockpile sudah beroperasi, akan sulit ditutup lagi. Jangan buat warga menderita,” tegas Pitir.
Baca Juga: YLKI Jambi Tolak Keras Stockpile Batu Bara Dekat Perumahan Aurduri
Hasil rapat Forum RT itu sudah disampaikan ke Lurah Aur Kenali, Totong Wahyudi. Surat bernomor 05/Forum.RT/AK/VII/2023 tanggal 21 Juli 2023 itu menegaskan, warga keberatan dibangunnya stockpile di dekat pemukiman mereka.
Dalam surat itu dikatakan bahwa pihak perusahaan pemilik stockpile belum pernah melapor ke ketua RT setempat. Forum RT Kelurahan Aur Kenali tegas menolak pendirian terminal penampungan sementara batu bara tersebut.
Baca Juga: Pemerintah Kota Jambi Berang, PT SAS Diperintahkan Stop Aktivitas di Lokasi Stockpile Aurduri
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS