Kabar18.com

Sabtu, 3 Oktober 2026

Wamendagri Pastikan Dukungan Penanganan Banjir Bandang Solok

Wamendagri Bima Arya memastikan kebutuhan penanganan banjir bandang Kabupaten Solok difasilitasi melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga. Tanggap darurat direncanakan berlanjut tujuh hari.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Solok — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto memastikan kebutuhan penanganan banjir bandang di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, dapat difasilitasi melalui koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait pada 2 Oktober 2026.

Dukungan tersebut diarahkan untuk menjaga keberlanjutan tanggap darurat, termasuk pekerjaan fisik untuk normalisasi serta pemenuhan kebutuhan alat berat dan personel. Bima menyampaikan hal itu setelah meninjau Posko Darurat Bencana Hidrometeorologi Banjir Bandang di Kabupaten Solok pada 1 Oktober 2026.

Pemerintah Kabupaten Solok berencana melanjutkan masa tanggap darurat selama tujuh hari ke depan. Bima menyatakan kelanjutan penanganan membutuhkan sumber daya yang memadai agar proses pemulihan dapat berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.

Koordinasi menentukan kelanjutan pemulihan Solok

Bima meminta Pemerintah Kabupaten Solok memetakan langkah antisipasi untuk menghadapi potensi bencana. Ia juga menyoroti perlunya memaksimalkan Transfer ke Daerah (TKD) agar anggaran tersebut memberi dampak bagi masyarakat Kabupaten Solok.

Koordinasi pemerintah pusat dan daerah diperlukan untuk mengidentifikasi kendala dan memperkuat pelaksanaan anggaran. Dalam peninjauan itu, kebutuhan yang dibahas mencakup pekerjaan normalisasi, ketersediaan alat berat, personel, serta dukungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Sebelumnya, banjir bandang di Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, menyebabkan 570 jiwa terdampak dan mengungsi. Penanganan bencana masih mencakup pekerjaan fisik dan pemulihan masyarakat terdampak.

RRI melaporkan Bima juga meninjau perkembangan penanganan pascabencana dan berdiskusi dengan pemerintah daerah mengenai kebutuhan dukungan pemerintah pusat. Pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan unsur lain terlibat dalam tahapan penanganan hingga pemulihan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Daerah

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.