Kabar18.com

Minggu, 27 September 2026

Wamenhan dan Menteri Prancis Perkuat Kerja Sama di PT PAL

Wamenhan Donny Ermawan Taufanto dan Catherine Vautrin meninjau pembangunan kapal selam Scorpène di PT PAL Surabaya pada 24 September 2026. Pembahasan mencakup sumber daya manusia dan industri pertahanan.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Deretan derek industri galangan kapal dan bangunan di tepi laut di bawah langit biru cerah.
Ilustrasi: Deretan derek industri galangan kapal dan bangunan di tepi laut di bawah langit biru cerah. · Foto: Dmitry Romanoff / Pexels

Surabaya — Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia Donny Ermawan Taufanto bersama Menteri Angkatan Bersenjata dan Veteran Republik Prancis Catherine Vautrin mengunjungi PT PAL, Surabaya, Jawa Timur, Kamis, 24 September 2026, untuk memperkuat kerja sama pertahanan di bidang sumber daya manusia dan industri pertahanan.

Kunjungan itu mencakup peninjauan pembangunan kapal selam Scorpène di PT PAL. Rombongan menerima penjelasan dari PT PAL Indonesia dan Naval Group mengenai program pembangunan kapal selam tersebut, lalu meninjau sejumlah fasilitas dan area di galangan kapal.

Dalam pertemuan itu, kerja sama pertahanan Indonesia-Prancis diarahkan berkembang menjadi kemitraan industri strategis. Salah satu wujudnya adalah pembangunan dua kapal selam Scorpène Evolved di Indonesia. Program tersebut juga mencakup transfer teknologi, pengetahuan, dan kemampuan dari Naval Group kepada PT PAL.

Mengapa kerja sama ini penting bagi pembaca

Kerja sama di PT PAL berkaitan langsung dengan penguatan industri pertahanan nasional karena sebagian proses pembangunan kapal selam berlangsung di Indonesia. Kegiatan ini juga memperluas pembahasan bilateral pada pengembangan sumber daya manusia dan kemampuan industri pertahanan.

Bagi Indonesia, pembangunan kapal selam bersama Naval Group menempatkan PT PAL sebagai bagian dari kerja sama industri pertahanan dengan Prancis. Kementerian Pertahanan menyebut program Scorpène sebagai salah satu unggulan kerja sama industri pertahanan kedua negara dan membuka peluang kolaborasi lebih luas.

Kunjungan ke PT PAL berlangsung sehari setelah Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin menerima Catherine Vautrin di Kantor Kementerian Pertahanan di Jakarta pada 23 September 2026. Dalam rangkaian pembahasan tersebut, kedua negara juga menyoroti penguatan kerja sama alat utama sistem persenjataan serta pertukaran perwira untuk pendidikan dan latihan.

Pembangunan fisik kapal selam Scorpène pertama di Indonesia telah dimulai melalui pemotongan baja pertama pada 2026. Tahap berikutnya mencakup pelaksanaan pembangunan di PT PAL dengan dukungan kerja sama dan transfer kemampuan dari Naval Group.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Terbaru di Pertahanan

  2. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.