Kabar18.com

Selasa, 29 September 2026

Warga Mendalo Darat dan Mendalo Laut Lakukan Aksi Tolak Stockfile Batubara

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Warga saat melakukan aksi penolakan keberadaan Stockfile Batubara. (Foto: Rifky)
Warga saat melakukan aksi penolakan keberadaan Stockfile Batubara. (Foto: Rifky)

JAMBI,KABAR18.COM- Puluhan warga dari Desa Mendalo Darat dan Mendalo Laut melakukan aksi protes menolak adanya Stockpile Batubara. 

Warga dua desa ini memasang spanduk berisikan kalimat penolakan, di lahan yang akan dijadikan tempat penampungan sementara Batubara milik PT. Sinar Anugerah Sukses (SAS), Minggu  (12/11/2023).

Stockpile ini berada disebelah Kantor Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VIl, yang berbatasan antara Kota Jambi dan Kabupaten Muaro Jambi.

Lahan ini sudah dilakukan pembersihan lahan (land clearing) dan hampir siap untuk digunakan. 

Warga Desa Mendalo darat dan Mendalo Laut yang bersebelahan dengan area stockpile ini sangat khawatir, jika nanti stockpile sudah beroperasi akan memberikan sangat banyak dampak buruk bagi masyarakat, terutama dampak kesehatan.

Warga mendalo darat, Aldo, mengatakan ini merupakan aksi penolakan dari warga dengan adanya Stockpile di Mendalo Darat. Ia menyebut banyak dampak buruk adanya stockpile tersebut.

"Stockpile inikan untuk lokasi bongkar muat, pasti debunya banyak membahayakan bagi anak-anak kami, lingkungan disekitar juga pasti tercemar. Stockpile ini akan menggangu kenyamanan warga", ungkap Aldo.

Aldo menambahkan, pihak PT SAS juga tidak pernah memberikan pemberitahuan atau sosialisasi kepada warga, akan adanya pembangunan stockplie batubara.

"Sampai saat ini PT SAS gak pernah nemui kami warga desa Mendalo Darat dan Mendalo Laut. Permintaan kami cuma satu, jangan bangun Stockpile di wilayah kami, karna ini perkampungan penduduk," Tandasnya.

Rizal warga Mendalo Laut, mengatakan permasalahan ini sudah di laporkan ke Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi, dan Provinsi Jambi. Namun, warga masih belum juga mendapatkan tanggapan.

"Kami sudah laporkan ke Bupati, ke DPRD, dan Pak Gubernur. Tapi sampai saat ini belum ada juga tindakannya, mau sampai kapan kami nunggu", Jelas Rizal.

Selain masyarakat dari desa Mendalo Darat dan Mendalo Laut, aksi protes juga sudah dilakukan oleh warga aurduri, Kelurahan Aur Kenali, Telanaipura Kota Jambi. Seluruh warga kompak menolak adanya pembangungan Stockpile batu bara.***

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pemerintahan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.