589 Warga Terdampak Dugaan Keracunan MBG di Batang
Data Dinas Kesehatan Kabupaten Batang yang dikutip pada 27 September 2026 mencatat sekitar 589 orang terdampak dugaan keracunan MBG. Sebanyak 127 pasien masih dirawat.
Oleh Asyinta Sastra
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Batang — Sekitar 589 orang di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, terdampak dugaan keracunan setelah mengonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis pada 26 September 2026, menurut data Dinas Kesehatan Kabupaten Batang yang dikutip pada 27 September 2026.
Badan Gizi Nasional (BGN) menonaktifkan Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bela Batang Sejahtera di Kecamatan Bawang. Operasional SPPG tersebut disuspensi sementara setelah ratusan penerima manfaat diduga mengalami keracunan.
Dari sekitar 589 orang terdampak, 127 orang masih menjalani perawatan di dua rumah sakit dan empat puskesmas, berdasarkan pembaruan data Dinas Kesehatan Kabupaten Batang pada pukul 07.00 WIB. Sebagian besar korban dilaporkan mulai membaik.
Kasus Batang menjadi perhatian pengawasan program makan gratis
Peristiwa ini menyangkut penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Batang dan menghentikan sementara operasional dapur penyedia makanan. Informasi jumlah terdampak dan pasien yang masih dirawat menjadi dasar penting bagi pembaca untuk mengetahui skala penanganan kesehatan serta langkah awal pengawasan penyedia makanan.
Kasus dugaan keracunan terjadi setelah penerima manfaat mengonsumsi makanan dari SPPG Bela Batang Sejahtera di Kecamatan Bawang. Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Kesehatan mencatat perkembangan penanganan korban, sedangkan BGN mengambil tindakan terhadap pengelola SPPG.
Operasional SPPG dihentikan sementara atau disuspensi. Laporan pemerintah daerah menyebut sebagian besar korban mulai menunjukkan kondisi membaik. BGN juga menyatakan Kepala SPPG dinonaktifkan setelah kejadian tersebut.
DetikJateng melaporkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Ida menyampaikan jumlah kasus dugaan keracunan makanan berdasarkan pembaruan 26 September 2026 pukul 07.00 WIB mencapai 589 orang. Portal Berita Pemerintah Kabupaten Batang melaporkan angka sekitar 589 orang, 127 pasien yang masih dirawat, serta penghentian sementara operasional SPPG.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pendidikan
Siswa SD di Lampung Tengah Meninggal Tersedak Kelengkeng
Siswa kelas 3 SDN 03 Poncowarno, Lampung Tengah, meninggal setelah tersedak biji kelengkeng dari menu MBG pada 22 September 2026. Polisi menyelidiki k…
Terbaru di Kesehatan

Berita utama hari ini

Baca juga


