BGN Sebut UMKM Kuasai Pemasok Bahan Baku MBG di Jakarta
Badan Gizi Nasional menyebut 83,6 persen dari sekitar 80 ribu pemasok bahan baku Makan Bergizi Gratis merupakan UMKM. Pemasok tersebar di 38 provinsi.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Jakarta — Pada 30 Oktober 2026, Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkapkan bahwa sekitar 83,6 persen dari 80 ribu pemasok bahan baku program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kepala BGN Sudaryono mengatakan rantai pasok MBG melibatkan sekitar 80 ribu pemasok yang tersebar di 38 provinsi. Selain UMKM, pemasok berasal dari koperasi, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), kelompok tani, dan gabungan kelompok tani.
Data tersebut disampaikan dalam konteks penguatan tata kelola pengadaan bahan pangan MBG. BGN masih membutuhkan pemasok yang telah melewati proses verifikasi atau verified supplier. Verifikasi menjadi bagian dari upaya memastikan pemasok yang masuk ke dalam rantai pasok program memenuhi ketentuan yang ditetapkan.
UMKM menjadi bagian utama rantai pasok MBG
Keterlibatan UMKM menunjukkan bahwa pelaksanaan MBG tidak hanya berkaitan dengan penyediaan makanan bagi penerima manfaat, tetapi juga membuka ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memasok kebutuhan pangan program. Sebaran pemasok di 38 provinsi membuat informasi mengenai komposisi rantai pasok relevan bagi pembaca di berbagai daerah.
BGN mencatat UMKM sebagai kelompok terbesar dalam pemasok bahan baku. Pemasok lainnya mencakup koperasi, BUMDes, kelompok tani, dan gabungan kelompok tani. Kepala BGN menyatakan penguatan verifikasi pemasok masih diperlukan meskipun jumlah pemasok telah mencapai sekitar 80 ribu.
Dengan demikian, perkembangan berikutnya bergantung pada proses verifikasi pemasok yang dilakukan BGN. Sumber yang digunakan tidak menyebutkan tenggat atau target waktu penyelesaian verifikasi.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Inspirasi
UMKM Batik Kendal Didorong Tingkatkan Keterampilan dan Akses Pasar
Ibas mendorong UMKM batik Kendal memperoleh peningkatan keterampilan, akses pembiayaan, dan pasar yang lebih luas. Penguatan usaha itu berjalan bersam…
Terbaru di Entrepreneur

Berita utama hari ini

Baca juga





