Kabar18.com

Kamis, 15 Oktober 2026

Ada Apa, Pemprov Jambi Undang Ketua RT se Kelurahan Aurkenali ke Hotel

Masih terkait rencana pembangunan stockpile Batubara oleh PT Sinar Anugerah Sukses (SAS) di Kelurahan Aurkenali Kecamatan Telanaipura Kota Jambi.

Reporter: ASR

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Beredar Undangan dari Pemprov Jambi untuk Ketua RT se Kelurahan Aurkenali (foto : dok).
Beredar Undangan dari Pemprov Jambi untuk Ketua RT se Kelurahan Aurkenali (foto : dok).

KOTAJAMBI, KABAR18.COM – Masih terkait rencana pembangunan stockpile Batubara oleh PT Sinar Anugerah Sukses (SAS) di Kelurahan Aurkenali Kecamatan Telanaipura Kota Jambi. Kabar terbaru beredar surat undangan pertemuan penting dari Pemerintah Provinsi Jambi.

Undangan yang ditanda-tangani Sekda Provinsi Jambi, Sudirman itu bersifat penting, tertangal 22 Desember 2023, ditujukan untuk seluruh ketua Rukun Tetangga (RT) di Kelurahan Aurkenali, dan baru Rabu pagi, 27 Desember 2023 beredar di grup WhatsApp.

Isi surat undangan itu disebutkan untuk menerima saran dan pendapat, terkait rencana pembangunan jalan khusus angkutan Batubara oleh PT SAS.

Menurut undangan bernomor UND.005/3599/SETDA.PRKM/XII/2023 itu, pertemuan akan diadakan di Hotel Aston, Kota Jambi, Rabu malam, 27 Desember 2023 akan dipimpin oleh Gubernur Jambi, Al Haris.

Pada lembar lampirannya, undangan juga ditujukan kepada Penjabat Wali Kota Jambi, beberapa asisten setda Provinsi Jambi, sejumlah kepala dinas Pemprov Jambi, Camat Telanaipura, Lurah Aurkenali, dan pihak PT SAS.

Terkait dengan hal itu Sekda Provinsi Jambi yang dikonfirmasi melalui WhatsApp, Rabu (27/12/2023), belum ada jawaban.

Ketua RT 19 Aurkenali, Zulhakimi, mengaku telah menerima undangan itu. Undangan itu diterimanya dari grup WhatsApp Forum RT Kelurahan Aurkenali.

“Iya ada undangan itu. Dikirim oleh Lurah Aurkenali, Totong Wahyudi. Undangannya tadi malam kami terima,” ujar ketua RT yang sudah 20 tahun tinggal di Perumahan Aurduri itu.

Zulhakimi menegaskan bahwa dia akan menghadiri undangan itu. Namun, tegasnya, mereka tetap akan menolak pembangunan jalur khusus angkutan batu bara dan stockpile di Aurkenali.

 “Penolakan itu sudah harga mati. Tidak ada tawar menawar lagi. Tidak ada gunanya merayu-rayu warga untuk menyetujuinya,” tandas Zulhakimi. 

Begitu juga Ketua RT 16 Kelurahan Aurkenali, Karsim, yang dikonfirmasi lewat telepon juga mengaku menerima undangan pertemuan tersebut, lewat grup WhatsApp Forum RT Kelurahan Aurkenali.

“Undangan memang tidak diterima secara fisik. Tapi, apapun yang dibahas dalam pertemuan nanti, kita warga Kelurahan Aurkenali tetap menolak pendirian stockpile di kawasan Kelurahan Aurkenali dan sekitarnya,“ ujar Ketua RT 16.

Kita lebih mementingkan dan peduli masa depan anak-anak dan cucu kita, terhadap dampak buruk yang terjadi, jika benar-benar stockpile dibangun, termasuk rencana pembangunan jalan khusus Batubara oleh PT SAS, papar Ketua RT 16 ini menambahkan.***

  

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Lingkungan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.