Atlet Indonesia Dominan di West Java Paragliding Championship 2026
West Java Paragliding Championship (WJPC) 2026 di Sumedang resmi berakhir pada 20 September 2026.
Oleh Kevin Mikael Januar
· 3 menit baca
Sumedang — West Java Paragliding Championship (WJPC) 2026 resmi berakhir pada 20 September 2026 di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Kejuaraan paralayang internasional ini melahirkan sejumlah juara, dengan atlet Indonesia Jafro Megawanto dan tim Tahu Sumedang mencatat prestasi menonjol di beberapa kategori.
Mengapa ini penting: Kejuaraan ini menegaskan prestasi atlet paralayang Indonesia dan mendukung posisi Sumedang sebagai destinasi sport tourism melalui ajang internasional berjadwal rutin.
Kejuaraan berlangsung sejak 12 hingga 20 September 2026 di area Batu Dua, Kecamatan Cisitu, dengan lokasi terbang di kawasan Waduk Jatigede. Menurut Federasi Aero Sport Indonesia (FASI), WJPC 2026 menjadi seri ketiga IPXC dan seri kedua AFA XC League 2026, yang diikuti pilot dari berbagai negara.
Dominasi Zhenjun Zhao dan Jafro Megawanto
Pada klasemen keseluruhan atau kategori Overall, pilot asal Cina, Zhenjun Zhao, menjadi juara dengan perolehan 3.399,9 poin. Posisi kedua ditempati Vit Pekarek dari Republik Ceko dengan 3.394,9 poin.
Andalan Indonesia, Jafro Megawanto, menempati posisi ketiga Overall dengan 3.353,1 poin. Menurut laporan Media Indonesia dan sejumlah media lokal, Jafro tetap menjadi salah satu tokoh utama kejuaraan ini meski berada di peringkat tiga Overall.
Di kategori National Indonesia, Jafro Megawanto tampil sebagai juara dengan raihan 3.353,1 poin. Di posisi kedua terdapat Krisdiantono dari Jawa Tengah dengan 3.289,8 poin, disusul Samuel Pisga Drajad, juga dari Jawa Tengah, dengan 3.196,8 poin.
Tim Tahu Sumedang Juara Beregu
Prestasi lain datang dari kategori beregu. Tim lokal Tahu Sumedang meraih juara pertama dengan total 11.779,7 poin. Tim ini diperkuat Vit Pekarek, Pavel Iker, Jinhee Baek, dan Nurhaqimy Ismail.
Tim Rise China Korea Para menempati posisi kedua dengan 11.739,4 poin. Tim tersebut beranggotakan Zhenjun Zhao, Xiaoya Xie, Chigwon Won, dan Ni Mo. Posisi ketiga diduduki BJB Team dengan 10.392,2 poin, yang diperkuat Jafro Megawanto, Pangeran Dirgantara, Ardiansyah Mega Putra, dan Roni Pratama.
Junior U26 Dikuasai Atlet Indonesia
Kategori Junior U26 juga menjadi ajang unjuk kemampuan atlet muda Indonesia. Tiga posisi teratas diraih atlet nasional.
Samuel Pisga Drajad keluar sebagai juara dengan 3.196,8 poin. Pangeran Dirgantara Pribaya menempati posisi kedua dengan 3.074,3 poin, sedangkan Ardiansyah Mega Putra berada di posisi ketiga dengan 2.852,4 poin.
Kategori Lain dan Dampak Sport Tourism
Panitia juga mempertandingkan sejumlah kelas lain, antara lain Fun Class, Female Class, dan Sports Class. Di Fun Class, Danny Leowardy dari Indonesia menjadi juara dengan 1.328,4 poin.
Pemerintah Kabupaten Sumedang memanfaatkan WJPC 2026 untuk memperkuat citra daerah sebagai destinasi sport tourism. Menurut pejabat setempat, kejuaraan ini menghadirkan 88 pilot dari 13 negara dan digelar tanpa dukungan anggaran pendapatan dan belanja daerah.
Dengan hasil kejuaraan ini, atlet paralayang Indonesia menunjukkan daya saing di level internasional sekaligus mendukung promosi pariwisata olahraga di Jawa Barat.
Sumber
Baca berikutnya
Terbaru di Olahraga

Dewa United Kalahkan PSS Sleman 2-1, Puncaki Klasemen Super League
Dewa United Banten FC mengalahkan PSS Sleman 2-1 pada pekan ketiga BRI Super League 2026/2027 di Banten International Stadium, Serang, Minggu 20 Septe…
Berita utama hari ini

Baca juga


