Kabar18.com

Jumat, 6 November 2026

Prabowo Percepat Revitalisasi Gambir-Monas dan Kereta Bali

Seskab Teddy Indra Wijaya menyampaikan arahan Presiden Prabowo untuk memulai pembangunan kereta dari Bandara I Gusti Ngurah Rai menuju sejumlah kawasan wisata Bali, bersamaan dengan percepatan revitalisasi Gambir dan Monas.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Jalur rel kereta api membentang di bawah jaringan kabel listrik beralas cahaya matahari terbenam.
Ilustrasi: Jalur rel kereta api membentang di bawah jaringan kabel listrik beralas cahaya matahari terbenam. · Foto: Elina Volkova / Pexels

Jakarta — Pada 5 November 2026, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memulai pembangunan layanan kereta api dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menuju Kuta, Legian, Seminyak, Canggu, dan kawasan di wilayah utara Bali.

Arahan itu disampaikan setelah Prabowo memanggil Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin ke Istana Merdeka, Jakarta. Pertemuan tersebut membahas pengembangan transportasi dan fasilitas publik di Jakarta serta Bali.

Selain rencana kereta api Bali, Presiden meminta percepatan revitalisasi Stasiun Gambir dan kawasan Monumen Nasional (Monas). Stasiun Gambir yang berdiri sejak era 1970-an disebut belum pernah direnovasi. Pemerintah mengarahkan agar stasiun itu menjadi pusat stasiun nasional yang terintegrasi dengan kawasan wisata.

Revitalisasi juga mencakup kawasan Monas untuk meningkatkan kenyamanan, keindahan, serta nilai sejarah dan edukasi bagi pengunjung. Direktur Utama KAI menyampaikan bahwa integrasi Stasiun Gambir dengan layanan moda raya terpadu (MRT) turut dibahas dalam rencana pengembangan kawasan tersebut.

Kereta Bali membuka akses menuju kawasan wisata

Rencana layanan kereta api Bali diarahkan untuk menghubungkan bandara dengan sejumlah tujuan wisata utama. Informasi yang disampaikan Sekretaris Kabinet menyebut jalur awal menuju Kuta, Legian, Seminyak, Canggu, serta kawasan di wilayah utara Bali.

Menurut keterangan Direktur Utama KAI yang dikutip dalam laporan, pembangunan layanan itu dibagi menjadi dua fase. Fase pertama menghubungkan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan Legian, sedangkan fase kedua menghubungkan Legian hingga Canggu.

Rangkaian arahan tersebut menempatkan pengembangan transportasi Bali dan penataan fasilitas publik Jakarta dalam satu agenda pembahasan di Istana. Tahap berikutnya yang disebut dalam laporan adalah dimulainya pembangunan layanan kereta api di Bali, sementara revitalisasi Gambir dan Monas diarahkan untuk dipercepat.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Politik

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.