Kebakaran Hanguskan 130,63 Hektare Kawasan Way Kambas
Kebakaran di kawasan konservasi Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur, dipadamkan pada 6 November 2026 pukul 00.46 WIB. Luas terdampak masih berupa perkiraan.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Lampung Timur — Kebakaran menghanguskan sekitar 130,63 hektare kawasan konservasi Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur, dan api dipadamkan pada Jumat, 6 November 2026, pukul 00.46 WIB.
Kebakaran terjadi di wilayah Resor Pengelolaan Taman Nasional Toto Projo, Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah II Way Bungur. Luas area tersebut masih bersifat perkiraan.
Kepala Balai Taman Nasional Way Kambas MHD Zaidi mengatakan pemadaman melibatkan sekitar 90 personel gabungan. Petugas bekerja selama lebih dari sehari hingga api dinyatakan padam pada dini hari. Penanganan berlangsung sejak Rabu, 4 November 2026.
Upaya pemadaman melibatkan Balai Taman Nasional Way Kambas, Kepolisian Negara Republik Indonesia, Tentara Nasional Indonesia, mitra, dan masyarakat. Lokasi kebakaran berada di kawasan Grid 23I, 23J, 24I, dan 24J. Akses pemadaman menghadapi kendala karena sumber air terdekat berjarak sekitar lima kilometer dari titik api.
Luas kebakaran masih perlu dipastikan melalui pemantauan
Perkiraan 130,63 hektare memberi gambaran skala gangguan terhadap kawasan konservasi, tetapi angka final belum ditetapkan oleh pengelola taman nasional. Tim masih memantau lokasi untuk memastikan tidak ada titik api atau bara yang kembali menyala.
Kebakaran ini menyangkut perlindungan kawasan hutan konservasi dan kerja gabungan petugas di wilayah Lampung Timur. Pemadaman telah selesai, sedangkan pengukuran luasan dan pemantauan lanjutan menjadi bagian penting untuk memastikan kondisi kawasan setelah kebakaran.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pertahanan
Pangkalan TNI AL di Lampung Diproyeksikan Menjadi Homeport KRI Sriwijaya
Wakasal Laksamana Madya TNI Edwin menyatakan pangkalan TNI Angkatan Laut di Lampung diproyeksikan menjadi homeport KRI Sriwijaya. Dermaga pendukung me…
Terbaru di Lingkungan

Baca juga





