BI Kerahkan 40 Tenaga Kesehatan untuk Korban Karhutla
Bank Indonesia mengerahkan 40 tenaga kesehatan untuk layanan gratis di 10 titik wilayah Sumatra dan Kalimantan selama 21–27 September 2026. Bantuan juga mencakup dukungan medis dan pangan.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Jakarta — Bank Indonesia mengerahkan 40 tenaga kesehatan untuk layanan gratis bagi masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan dan Sumatra pada 21–27 September 2026.
Layanan kesehatan tersebut berlangsung di 10 titik dan mencakup pemeriksaan medis, terapi inhalasi darurat, serta pemberian obat-obatan untuk gangguan pernapasan. Bank Indonesia menyatakan pengerahan tenaga kesehatan itu menjadi bagian dari dukungan penanganan dampak asap karhutla terhadap masyarakat.
Pada 22 September 2026, Bank Indonesia juga menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp2,97 miliar kepada masyarakat terdampak karhutla di tujuh provinsi. Bantuan itu mencakup penguatan sarana operasional pemadaman, perangkat medis untuk menangani gangguan pernapasan, posko layanan kesehatan gratis, dan dukungan ketahanan pangan keluarga.
Layanan kesehatan menjangkau warga terdampak asap
Tujuh provinsi penerima bantuan tersebut adalah Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Riau, Sumatra Selatan, dan Jambi. Dukungan Bank Indonesia difokuskan pada kebutuhan pemadaman, kesehatan, serta ketahanan pangan keluarga di wilayah terdampak.
Layanan gratis yang diberikan tenaga kesehatan ditujukan untuk membantu pemeriksaan dan penanganan keluhan kesehatan akibat karhutla. Gangguan pernapasan menjadi salah satu perhatian dalam penyediaan perangkat medis, terapi inhalasi darurat, dan obat-obatan.
RRI melaporkan bahwa 40 tenaga medis profesional disebar ke 10 lokasi strategis di wilayah Sumatra dan Kalimantan. Bank Indonesia juga menyebut layanan tersebut berlangsung selama 21–27 September 2026.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Lingkungan
Prabowo Pantau Karhutla, 209,78 Hektare Lahan Masih Dipadamkan
Presiden Prabowo meminta laporan terbaru tentang karhutla di Sumatra dan Kalimantan dari Istana Merdeka pada 23 September 2026. BNPB menyebut 209,78 h…
Terbaru di Ekonomi & Keuangan

Baca juga





