BMKG Catat 96 Wilayah Terdampak Kabut Asap Karhutla
BMKG memprakirakan kualitas udara Kubu Raya masih tidak sehat pada 23–24 September 2026. Prediksi 24 September mencatat 96 wilayah atau titik terdampak, termasuk delapan sangat tidak sehat dan 12 berbahaya.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Kubu Raya — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kualitas udara tidak sehat masih melanda Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada 23–24 September 2026 akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan.
Prediksi untuk 24 September mencatat 96 wilayah atau titik dalam kategori tidak sehat. Dari jumlah tersebut, delapan wilayah berada pada kategori sangat tidak sehat dan 12 wilayah masuk kategori berbahaya.
Informasi BMKG yang dikutip dalam laporan media menyebut potensi hujan masih ada di sejumlah wilayah Kalimantan Barat. Namun, prakiraan tersebut tidak mengubah fakta bahwa sebagian wilayah tetap menghadapi kualitas udara yang buruk.
Kualitas udara Kubu Raya berdampak pada aktivitas warga
Kondisi ini penting bagi pembaca karena Kubu Raya merupakan bagian dari kawasan sekitar Pontianak yang terhubung melalui aktivitas permukiman, transportasi, dan layanan publik. Kabut asap dapat memengaruhi kegiatan luar ruang serta meningkatkan perhatian terhadap paparan partikulat.
Laporan lain pada 23 September menyebut Kubu Raya, Mempawah, dan Sintang mencapai tingkat kualitas udara berbahaya berdasarkan pantauan BMKG. Kubu Raya disebut sebagai daerah dengan kualitas udara terburuk dalam pantauan tersebut, dengan konsentrasi PM2.5 sebesar 594.4 µg/m3 pada pukul 13.00 WIB.
BMKG mengelompokkan kualitas udara berdasarkan konsentrasi partikulat PM2.5. Kategori tidak sehat berada pada rentang 55.5–150.4 µg/m³, sangat tidak sehat pada 150.5–250.4 µg/m³, sedangkan kategori berbahaya berada di atas 250.5 µg/m³.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Kesehatan
Kemenkes Catat 174.694 Kasus ISPA akibat Karhutla di Indonesia
Kementerian Kesehatan mencatat 174.694 kasus ISPA di tujuh provinsi terdampak karhutla sejak Agustus hingga 21 September 2026. Sebanyak 40.363 kasus d…
Terbaru di Lingkungan

Berita utama hari ini

Baca juga





