BMKG: Cuaca Bali Cerah Berawan, Gelombang Tinggi Ancam Perairan Selatan
BMKG Wilayah III Denpasar memprakirakan cuaca Bali pada 21 September 2026 umumnya cerah hingga cerah berawan, namun mengingatkan potensi gelombang laut tinggi di perairan selatan Bali, Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, dan Selat…
Oleh Asyinta Sastra
· 2 menit baca
Denpasar — Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar memprakirakan cuaca di Bali pada Senin, 21 September 2026, umumnya cerah hingga cerah berawan. Namun BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang laut tinggi di sejumlah perairan selatan Bali.
Menurut prakiraan yang dirilis BMKG dan dikutip sejumlah media lokal, suhu udara di Bali berada pada kisaran 21 hingga 31 derajat celsius dengan kelembapan 60 sampai 90 persen. Cuaca cerah berawan diprakirakan merata di sebagian besar kabupaten dan kota, termasuk kawasan wisata utama seperti Sanur dan Nusa Dua.
Media nasional dan lokal yang mengutip data BBMKG Denpasar menyebutkan, cuaca di Denpasar diperkirakan cerah hingga cerah berawan sepanjang hari dengan suhu sekitar 25 hingga 32 derajat celsius. Di wilayah Badung, yang mencakup sejumlah destinasi wisata pantai, cuaca juga didominasi cerah berawan dengan suhu sekitar 24 hingga 31 derajat celsius.
Dalam peringatan dini maritim, BMKG menyampaikan potensi gelombang laut dengan ketinggian mencapai sekitar 2 meter atau lebih di beberapa perairan selatan Bali. Perairan yang mendapat perhatian khusus antara lain Perairan Selatan Pulau Bali, Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, dan Selat Lombok bagian selatan.
Data prakiraan maritim BMKG yang dimuat media lokal menunjukkan tinggi gelombang di Perairan Utara Bali berkisar antara sekitar 0,5 hingga 1,25 meter. Sementara di Perairan Selatan Bali, gelombang diprakirakan dapat mencapai sekitar 0,75 hingga 3 meter. Kecepatan angin di wilayah Bali umumnya berasal dari timur hingga tenggara dengan kecepatan sekitar 4 hingga lebih dari 30 kilometer per jam.
BMKG mengingatkan bahwa kondisi gelombang yang lebih tinggi di perairan selatan Bali dan sekitarnya berisiko terhadap aktivitas pelayaran dan wisata bahari. Kapal penyeberangan, kapal nelayan, maupun perahu wisata diminta mewaspadai peningkatan ketinggian gelombang dan hembusan angin kencang.
Wisatawan yang beraktivitas di pantai selatan Bali, seperti selancar, berenang, maupun menggunakan jasa perahu wisata, disarankan memperhatikan informasi terbaru BMKG. Pengelola usaha wisata bahari diminta menyesuaikan kegiatan dengan memperhatikan prakiraan cuaca harian dan peringatan gelombang tinggi yang dikeluarkan otoritas meteorologi.
BMKG juga mengimbau masyarakat dan pelaku wisata untuk selalu mengikuti pembaruan informasi cuaca, karena kondisi atmosfer dan laut dapat berubah dalam waktu singkat. Informasi resmi dapat diakses melalui laman dan kanal resmi BMKG maupun saluran informasi pemerintah daerah.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini
Lingkungan
BMKG Laporkan Sebaran Debu Vulkanik Terdeteksi di Tiga Gunung Api
BMKG melaporkan sebaran debu vulkanik terdeteksi di Gunung Dukono, Ibu, dan Semeru berdasarkan citra satelit Himawari-9. Gunung Lewotolo tidak menunju…
Terbaru di Pariwisata

Berita utama hari ini

Baca juga



