Kabar18.com

Minggu, 4 Oktober 2026

BPOM Ingatkan Batasi Gula, Garam, dan Lemak di Jakarta

BPOM mengingatkan masyarakat membatasi gula, garam, dan lemak untuk mencegah hipertensi, diabetes, obesitas, stroke, serta penyakit kardiovaskuler. Edukasi juga menekankan penggunaan obat yang aman.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Mangkuk-mangkuk kaca berisi bahan makanan bubuk putih dan mentega di atas meja kayu.
Ilustrasi: Mangkuk-mangkuk kaca berisi bahan makanan bubuk putih dan mentega di atas meja kayu. · Foto: Felicity Tai / Pexels

Jakarta — Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengingatkan masyarakat membatasi konsumsi gula, garam, dan lemak untuk mencegah penyakit tidak menular serta komplikasi seperti stroke dan penyakit jantung pada Minggu (4/10/2026).

Peringatan itu disampaikan Taruna dalam keterangan yang diterima detikcom. BPOM menekankan pentingnya pola hidup sehat dan langkah pencegahan melalui program promotif. Penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, dan obesitas disebut dapat berdampak pada penyakit yang lebih berat, termasuk stroke, kanker, serta penyakit kardiovaskuler lainnya.

Selain mengatur asupan gula, garam, dan lemak, BPOM menyoroti keselamatan pasien melalui penggunaan obat yang aman. Imbauan tersebut menempatkan pencegahan dan kebiasaan hidup sehat sebagai bagian dari upaya mengurangi risiko penyakit tidak menular.

Mengapa imbauan BPOM penting bagi pembaca

Konsumsi gula, garam, dan lemak berlebihan berkaitan dengan risiko penyakit tidak menular. Karena itu, pembaca perlu memperhatikan pola makan sehari-hari dan menjalankan kebiasaan hidup sehat sebagai langkah pencegahan. BPOM juga mengingatkan bahwa hipertensi, diabetes, dan obesitas dapat berhubungan dengan komplikasi yang lebih serius.

Materi edukasi BPOM mengenai label gizi mengingatkan bahwa konsumsi gula, garam, dan lemak yang melebihi anjuran dapat berisiko terhadap hipertensi, stroke, diabetes, dan serangan jantung. Angka tersebut merupakan anjuran yang dapat digunakan masyarakat ketika membaca informasi gizi pada pangan olahan.

BPOM juga mendorong masyarakat mencermati kandungan gizi pada produk pangan dan memilih asupan sesuai kebutuhan. Penggunaan obat secara aman menjadi bagian lain dari pesan keselamatan pasien yang disampaikan dalam edukasi tersebut.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Terbaru di Kesehatan

  2. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.