Empat Anggota OPM Tewas dalam Kontak Tembak di Intan Jaya
Empat anggota OPM tewas dalam kontak tembak dengan TNI di Intan Jaya pada 25 September 2026. Identitas seluruh korban diumumkan Lucky Avianto pada 29 September.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Intan Jaya — Empat anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) tewas dalam kontak tembak dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, pada Jumat, 25 September 2026. Identitas korban disampaikan pada Selasa, 29 September 2026, oleh Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Letjen TNI Lucky Avianto.
Seluruh korban telah teridentifikasi. Mereka terdiri atas Komandan Wilayah Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodam III Balamai Dulla, Hermanus Hogajau alias Pontianus Hogaja, serta tiga anggota, yakni Malobega Hogajau, Eselon Hogajau, dan Aguni Hogajau.
Kontak tembak berlangsung di sekitar Kampung Done Balogo, Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya, pada Jumat dini hari, 25 September 2026. Saat itu, pasukan Timsus Yonif 315 Garuda dan Tim Taipur Koops TNI Habema di bawah kendali Kogabwilhan III berhadapan dengan kelompok TPNPB-OPM pimpinan Daniel Aibon Kogoya.
Mengapa Peristiwa Ini Penting bagi Pembaca
Intan Jaya merupakan wilayah yang terus menjadi perhatian dalam pemberitaan keamanan Papua. Kontak tembak ini menyangkut keselamatan personel militer, anggota kelompok bersenjata, serta kondisi keamanan masyarakat di Papua Tengah.
Letjen TNI Lucky Avianto menyatakan tidak ada prajurit TNI yang terluka dalam kontak tembak tersebut. Setelah kejadian, anggota kelompok OPM lainnya melarikan diri ke hutan. Tidak ada rencana operasi lanjutan secara spesifik.
Peristiwa ini menjadi bagian dari rangkaian operasi keamanan di Kabupaten Intan Jaya.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pertahanan
TNI Nyatakan Aset Sengketa di Menteng Tercatat sebagai Barang Milik Negara
TNI menyatakan aset di Jalan Teuku Umar Nomor 2, Menteng, tercatat sebagai Barang Milik Negara. PT Temasra Jaya melaporkan dugaan penyerobotan dan per…
Terbaru di Pertahanan
Berita utama hari ini

Baca juga





